Mahasiswa PBA FTIK UIN Palopo Wakili Kampus pada Forum Internasional Bahasa Arab di Malang
UIN Palopo menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang aktif berkontribusi dalam pengembangan keilmuan bahasa Arab serta memperkuat jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional. Foto : Humas UIN Palopo.
Malang | hijaupopuler.id
Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan akademik dan jejaring internasional melalui partisipasi aktif mahasiswa dalam forum ilmiah berskala nasional dan internasional. Sebanyak tujuh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo, resmi diutus sebagai peserta Muktamar Ittihad Mudarrisi al-Lughah al-‘Arabiyyah (ITHLA) XII yang dirangkaikan dengan Kemah Bahasa Arab Nasional dan Konferensi Bahasa Arab Internasional, di Malang, Jawa Timur.
Keikutsertaan mahasiswa PBA FTIK dalam forum prestisius di kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang pada 24-26 November 2025 yang lalu ini, menjadi bagian dari upaya kampus UIN Palopo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya di bidang pengembangan keilmuan bahasa Arab, pedagogi, serta kajian kebahasaan berbasis riset dan inovasi.
Muktamar ITHLA XII Kemah Bahasa Arab Nasional dan Konferensi Bahasa Arab Internasional diikuti oleh akademisi, dosen, peneliti, praktisi pendidikan, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Forum ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan kurikulum bahasa Arab, metode pembelajaran inovatif, pemanfaatan teknologi dalam pengajaran bahasa Arab, hingga tantangan globalisasi dalam pengembangan bahasa Arab di dunia pendidikan.
Ketua Program Studi PBA FTIK UIN Palopo, Dr Naidin Syamsuddin SAg MPdI, menyampaikan bahwa pengutusan mahasiswa ini merupakan bentuk kepercayaan sekaligus pembinaan akademik agar mahasiswa memiliki wawasan global dan pengalaman langsung dalam forum ilmiah tingkat tinggi.
“Partisipasi mahasiswa dalam Muktamar ITHLA dan konferensi internasional ini diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri, serta memotivasi mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi akademik dan profesional di bidang bahasa Arab,” ujar Naidin.
Ia juga menambahkan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam forum tersebut sejalan dengan visi UIN Palopo untuk mencetak lulusan yang unggul, moderat, dan berdaya saing global.
Para mahasiswa peserta mengaku antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk seminar, diskusi panel, dan sesi pertukaran gagasan dengan peserta dari berbagai latar belakang negara dan institusi. Mereka berharap pengalaman ini dapat menjadi bekal penting dalam pengembangan akademik maupun karier di masa depan.
Melalui keikutsertaan ini, UIN Palopo dinilai menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang aktif berkontribusi dalam pengembangan keilmuan bahasa Arab serta memperkuat jejaring akademik di tingkat nasional dan internasional.
Diketahui, ketujuh mahasiswa Prodi PBA yang ikut pada ajang ini adalah masing-masing atas nama Nur Aini, Safira, Nurul Hasyati Naja, Nur Aliyah Ali, Adrian Maulana, Al-Gazaly dan Rasul.
Apa Reaksi Anda?
