Penguatan Tata Kelola Perkuliahan, Fakultas Syariah UIN Palopo Sosialisasikan PERKIN dan SIAKAD Cloud
Fakultas Syariah UIN Palopo menegaskan bahwa peran dosen tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga sebagai duta kampus dalam menyosialisasikan dan mempromosikan perguruan tinggi kepada masyarakat. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar kegiatan Refreshment Dosen yang dirangkaikan dengan Sosialisasi PERKIN 2026, optimalisasi penggunaan SIAKAD Cloud, serta pertemuan konsorsium keilmuan dosen, Kamis (5/2/2026) di D’Twins Cafe & Resto, Wara Utara, Palopo.
Kegiatan ini menjadi langkah awal penguatan kualitas perkuliahan di awal semester sekaligus upaya strategis mendorong peningkatan mutu akademik di lingkungan Fakultas Syariah.
Acara dibuka oleh Rektor UIN Palopo yang diwakili Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Munir Yusuf. Hadir pula jajaran pimpinan fakultas dan seluruh dosen Fakultas Syariah.
Sosialisasi PERKIN 2026 disampaikan oleh Koordinator Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM UIN Palopo, Muh Hajarul Aswad A. Sementara pemanfaatan SIAKAD Cloud sebagai sistem pendukung manajemen perkuliahan dipaparkan oleh Kepala UPA TIPD UIN Palopo, Arifuddin.
Dekan Fakultas Syariah UIN Palopo, Helmi Kamal, dalam sambutannya menegaskan bahwa refreshment dosen bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum penyegaran komitmen dan integritas sivitas akademika dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi.
“Ini menjadi ruang evaluasi bersama untuk meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus memperkuat nilai-nilai berakhlak dan pelayanan akademik yang akuntabel,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar lulusan UIN Palopo ke depan benar-benar unggul dari sisi akademik, karakter, dan daya saing. Karena itu, dosen didorong terus berinovasi mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran yang terdokumentasi secara sistematis.
Sementara itu, Wakil Rektor Munir Yusuf, menekankan pentingnya menjaga integritas pribadi dan institusi di tengah dinamika dan berbagai isu eksternal.
“Dosen harus mampu menampilkan diri sebagai insan akademik yang berintegritas, menjaga marwah lembaga, dan tidak terjebak pada isu-isu yang justru mengalihkan fokus dari pengembangan kampus,” tegasnya.
Selain itu, pertemuan konsorsium dosen menjadi wadah kolaborasi untuk memperkuat jejaring keilmuan, meningkatkan sinergi antara dosen dan tenaga kependidikan, serta membangun budaya saling mendukung demi kemajuan Fakultas Syariah.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Palopo menegaskan bahwa peran dosen tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga sebagai duta kampus dalam menyosialisasikan dan mempromosikan perguruan tinggi kepada masyarakat.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Fakultas Syariah UIN Palopo optimistis terus tumbuh sebagai fakultas yang unggul, berintegritas, dan adaptif menghadapi tantangan pendidikan tinggi Islam di masa depan.
Apa Reaksi Anda?

