UIN Palopo Wisuda 648 Lulusan, Rektor Tekankan Pentingnya Integritas di Era AI
Suasana semakin emosional saat rangkaian acara diisi dengan pembacaan puisi bertema orang tua yang membuat sejumlah wisudawan dan keluarga menitikkan air mata. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo mewisuda 648 lulusan sarjana dan magister pada Periode I Tahun 2026 yang digelar dalam dua sesi di Auditorium Phinisi, Palopo, Sulawesi Selatan.
Pada sesi II yang berlangsung Sabtu (25/4) lalu, jumlah wisudawan mencapai 324 orang, sama dengan jumlah lulusan pada sesi I yang digelar Kamis (23/4).
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Palopo, Munir Yusuf, menyebutkan rincian lulusan sesi II terdiri atas 22 orang dari Pascasarjana, 110 lulusan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), 45 lulusan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), 85 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), serta 62 lulusan Fakultas Syariah.
Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga integritas di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, termasuk akibat perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Menurutnya, keunggulan tidak harus diraih dengan menjatuhkan orang lain, melainkan melalui peningkatan kualitas diri.
“Seseorang bisa menjadi baik tanpa menyebut orang lain buruk, dan menjadi pintar tanpa harus merendahkan orang lain. Tunjukkan kualitas, maka lingkungan akan menilai secara objektif,” kata Abbas.
Ia juga menanggapi kekhawatiran terkait berkurangnya peluang kerja akibat perkembangan AI, khususnya bagi lulusan bidang teknologi. Namun, ia menilai peluang tetap terbuka luas bagi lulusan yang memiliki integritas.
“Jika integritas dijaga, maka seseorang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi justru akan dicari oleh pekerjaan,” ujarnya.
Prosesi wisuda turut diwarnai suasana haru saat perwakilan wisudawan, M Dirga Saputra dari Program Studi Hukum Tata Negara Fakultas Syariah, menyampaikan sambutan.
Dalam pidatonya, Dirga mengajak para lulusan mengenang perjuangan selama menempuh pendidikan serta menyampaikan terima kasih kepada orang tua dan civitas akademika.
“Gelar ini adalah hasil dari perjuangan panjang. Namun, mungkin belum mampu membalas seluruh pengorbanan orang tua,” ucapnya.
Suasana semakin emosional saat rangkaian acara diisi dengan pembacaan puisi bertema orang tua yang membuat sejumlah wisudawan dan keluarga menitikkan air mata.
Wisuda ini menandai komitmen UIN Palopo dalam menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja, dengan tetap menjunjung tinggi nilai integritas.
Apa Reaksi Anda?

