Serial Jumat (Edisi 23/Terakhir) : Tauhid Itu Dekat, Sederhana, dan Menghidupkan

Serial Jumat (Edisi 23/Terakhir) : Tauhid Itu Dekat, Sederhana, dan Menghidupkan
Serial Jumat (Edisi 23/Terakhir) : Tauhid Itu Dekat, Sederhana, dan Menghidupkan

Semoga Serial Jumat ini menjadi teman sederhana bagi siapa pun yang ingin merasakan nikmatnya bertauhid. Tidak harus paham semua istilah filsafat, tidak perlu menguasai ilmu kalam tingkat tinggi. Ilustrasi/foto : mabinlangitan.net dan penulis.

Islami | hijaupopuler.id

Dalam setiap tarikan napas kita, dalam setiap kegundahan dan kegembiraan, tauhid selalu hadir—kadang disadari, kadang terlupakan. Ia bukan konsep rumit untuk dihafal, tetapi jalan terang untuk dijalani. Bukan sekadar bahan diskusi di majelis ilmu, tetapi pegangan hidup sehari-hari.

Tauhid yang dibahas dalam serial ini bukan untuk memuaskan akal saja, tapi juga untuk mengisi ruang hati yang kosong. Kita tidak sedang diajak menjadi ahli debat teologi, tapi sedang diajak kembali mengenal Allah—dengan cara yang ringan, jujur, dan membumi.

Karena tauhid bukan hanya tentang mengatakan “Allah itu satu.” Tauhid adalah,
• Meletakkan kepercayaan total pada-Nya, saat rencana hidup tidak berjalan.
• Memeluk sabar karena yakin Allah sedang menata.
• Bersyukur dalam senyap karena menyadari setiap hal kecil adalah karunia.
• Mencintai dengan benar karena cinta kepada Allah jadi porosnya.
• Menjadikan hidup ini perjalanan pulang, bukan pelarian yang tak tentu arah.

Semoga Serial Jumat ini menjadi teman sederhana bagi siapa pun yang ingin merasakan nikmatnya bertauhid. Tidak harus paham semua istilah filsafat, tidak perlu menguasai ilmu kalam tingkat tinggi. Cukup hati yang terbuka dan kerinduan untuk lebih dekat kepada-Nya.

Kita memang tidak akan pernah bisa memahami Allah swt secara total. Tapi dengan tauhid, kita bisa terus belajar mencintai-Nya secara utuh.

Terima kasih telah membaca. Semoga setiap huruf yang ditulis dan dibaca menjadi saksi bahwa kita ingin lebih mengenal dan mencintai Allah—Tuhan Yang Maha Esa, Yang Maha Baik, dan Yang selalu dekat. Sampai jumpa di sujud dan harapan.

Sinopsis

Tauhid Gak Harus Ribet. Allah itu dekat. Kita hanya perlu lebih mengenal-Nya dengan hati yang terbuka.

Buku yang ditulis ulang secara berseri di hijaupopuler.id ini bukan buku akidah konvensional. Dengan gaya bahasa ringan, kadang jenaka, tapi tetap menyentuh makna terdalam, Tauhid Gak Harus Ribet mengajak pembaca ngobrol santai tentang hal yang paling mendasar dalam hidup seorang Muslim: iman kepada Allah.

Kenapa kita harus bertauhid? Apakah mengenal Allah harus dengan dalil rumit? Apakah Allah marah jika kita berbuat salah? Kenapa hidup tetap berat padahal sudah salat dan berdoa? Semua pertanyaan itu dibahas dengan pendekatan yang bersahabat, membumi, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari.

Cocok dibaca oleh:
• Remaja yang sedang mencari makna iman
• Orang tua yang ingin menjelaskan tauhid ke anak-anak
• Mahasiswa yang ingin menyegarkan pemahaman akidah
• Siapa saja yang ingin lebih dekat dengan Allah, tanpa rumit

Tauhid adalah tentang hubungan. Dan seperti semua hubungan yang indah, ia harus dibangun dengan cinta, bukan rasa takut.

Yuk, ngobrol ringan tentang Allah—karena mengenal-Nya adalah awal dari segalanya.

Dr H Rukman AR Said Lc MThI
Ketua LP2M UIN Palopo dan Sekretaris Umum MUI Kota Palopo

Untuk membaca kembali edisi sebelumnya (ke-22) dari Serial Jumat ini, silahkan klik tautan berikut:

https://hijaupopuler.id/serial-jumat-edisi-22-iman-itu-sederhana-jangan-dibuat-rumit

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow