Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rektor UIN Palopo Ingatkan Tanggung Jawab Aparatur

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rektor UIN Palopo Ingatkan Tanggung Jawab Aparatur
Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rektor UIN Palopo Ingatkan Tanggung Jawab Aparatur
Upacara Hari Kesadaran Nasional, Rektor UIN Palopo Ingatkan Tanggung Jawab Aparatur

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan disiplin, kinerja, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik. Foto : Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, kembali mengingatkan pentingnya disiplin dan kinerja aparatur dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar di pelataran Kampus 3 UIN Palopo, Jalan Tokasirang, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Senin pagi (19/1/2026).

Dalam amanatnya, Rektor Abbas Langaji mengapresiasi tingkat kehadiran aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai di lingkungan UIN Palopo sepanjang tahun 2025 yang dinilainya menunjukkan capaian cukup positif. Namun demikian, ia tetap mengingatkan masih adanya sejumlah pegawai yang perlu melengkapi keterangan presensi sebelum data kehadiran dan E-Kinerja direkap dan dilaporkan ke Sekretariat Jenderal Kementerian Agama RI.

Menurut Rektor, kedisiplinan tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebatas kehadiran fisik atau pemenuhan presensi. Lebih dari itu, disiplin harus tercermin dalam pelaksanaan tugas dan fungsi (tupoksi) secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kinerja.

“Sebagai aparatur di lingkungan Kementerian Agama RI yang telah diberi amanah dan digaji oleh negara, tanggung jawab kita tidak hanya hadir, tetapi bekerja dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi institusi,” tegas Rektor.

Ia menekankan bahwa kehadiran aparatur seharusnya memiliki makna dan dampak bagi lingkungan kerja. Kehadiran yang tidak disertai kinerja, menurutnya, tidak akan memberikan nilai tambah bagi organisasi.

“Disiplin kehadiran harus sejalan dengan disiplin kerja. Kehadiran yang bermakna adalah kehadiran yang disertai kinerja dan kontribusi nyata,” lanjutnya.

Lebih jauh, Rektor Abbas mengajak seluruh aparatur UIN Palopo untuk membangun budaya kerja yang positif, saling mendukung, dan menciptakan suasana kerja yang nyaman serta produktif. Ia mengingatkan pentingnya sikap dan etika kerja dalam membangun hubungan profesional antarsesama pegawai.

“Mari kita menjadi pribadi yang menyenangkan dan dirindukan oleh teman kerja, bukan sebaliknya. Apalah artinya keberadaan kita jika ketidakhadiran kita justru lebih dinanti daripada kehadiran kita,” pungkasnya.

Upacara Hari Kesadaran Nasional tersebut diikuti oleh pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta aparatur di lingkungan UIN Palopo. Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan disiplin, kinerja, dan integritas dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow