UIN Palopo Serahkan Santunan Duka kepada Keluarga Almarhum Mur Karyadi

UIN Palopo Serahkan Santunan Duka kepada Keluarga Almarhum Mur Karyadi
UIN Palopo Serahkan Santunan Duka kepada Keluarga Almarhum Mur Karyadi
UIN Palopo Serahkan Santunan Duka kepada Keluarga Almarhum Mur Karyadi

Mur Karyadi wafat pada 10 Januari 2026 akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Palopo–Toraja, wilayah Battang, saat dalam perjalanan menuju Kota Palopo bersama istri dan seorang anaknya. Foto : Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyampaikan tausiyah pada malam ketujuh wafatnya Almarhum Mur Karyadi, petugas kebersihan UIN Palopo. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah duka, Kelurahan Battang KM 14, Wara Barat, Kota Palopo, Sabtu malam (17/1/2026).

Ratusan jamaah takziah memadati rumah duka yang terdiri atas masyarakat sekitar, Lurah Battang, keluarga besar UIN Palopo, serta kerabat almarhum. Acara dimulai sekitar pukul 18.30 Wita dengan pembacaan tahlil dan doa bersama.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor UIN Palopo menyerahkan santunan duka sebesar Rp. 50.900.000 yang berasal dari sumbangan keluarga besar UIN Palopo. Santunan diserahkan secara simbolis kepada istri almarhum sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas institusi terhadap keluarga yang ditinggalkan.

Rektor Abbas Langaji menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak sebanding dengan kehilangan sosok Mur Karyadi yang selama ini dikenal sebagai pribadi sederhana, pekerja keras, dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugasnya.

“Santunan ini tentu tidak ada apa-apanya dibandingkan kehilangan saudara kita. Namun, ini adalah wujud kebersamaan, empati, dan kepedulian keluarga besar UIN Palopo,” ujar Rektor, seraya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi.

Dalam tausiyahnya, Rektor menegaskan bahwa kematian merupakan keniscayaan yang pasti dialami setiap manusia. Ia menekankan bahwa tidak ada kematian yang datang secara mendadak, melainkan keterbatasan manusia dalam mengetahui waktu ajal.

“Setiap jiwa pasti akan merasakan kematian, sebagaimana firman Allah swt dalam QS Ali ‘Imran ayat 185. Kematian adalah urusan pribadi yang tidak bisa diwakilkan oleh siapa pun,” tuturnya.

Lebih lanjut, Rektor Abbas mengingatkan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama manusia sebagai bekal ketenangan dalam menghadapi kematian, baik bagi diri sendiri maupun keluarga yang ditinggalkan.

“Semoga almarhum dilapangkan kuburnya, diampuni segala kesalahannya, diterima amal ibadahnya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ucapnya, yang diaminkan seluruh jamaah sebelum acara ditutup dengan doa bersama.

Diketahui, Almarhum Mur Karyadi wafat pada 10 Januari 2026 akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Poros Palopo–Toraja, wilayah Battang, saat dalam perjalanan menuju Kota Palopo bersama istri dan seorang anaknya. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, masyarakat sekitar, serta keluarga besar UIN Palopo tempat almarhum mengabdikan diri sebagai pramubakti.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow