Dari Iftar Jamaaiy hingga Santunan Sosial, Ramadan Fakultas Syariah UIN Palopo Sarat Makna

Dari Iftar Jamaaiy hingga Santunan Sosial, Ramadan Fakultas Syariah UIN Palopo Sarat Makna
Dari Iftar Jamaaiy hingga Santunan Sosial, Ramadan Fakultas Syariah UIN Palopo Sarat Makna
Dari Iftar Jamaaiy hingga Santunan Sosial, Ramadan Fakultas Syariah UIN Palopo Sarat Makna

Melalui partisipasi sivitas akademika Fakultas Syariah, berhasil dihimpun dana lebih dari enam juta rupiah yang kemudian disalurkan untuk kegiatan sosial. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Ramadan di lingkungan kampus tak sekadar menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga ruang refleksi bersama. Suasana itu tampak dalam kegiatan “Gema Ramadan 1447 H & Iftar Jamaaiy” yang digelar Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo di Masjid Alauddin, Kampus I UIN Palopo, Jalan Agatis, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan buka puasa bersama tersebut dihadiri sivitas akademika kampus hijau dan menjadi bagian dari rangkaian Amaliah Ramadan Fakultas Syariah, sekaligus ajang mempererat silaturahim antara pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Dalam tausiyahnya, Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, menekankan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan “kalibrasi” atau penyesuaian kembali kualitas ketakwaan kepada Allah swt.

Menurutnya, kondisi keimanan manusia bersifat fluktuatif—dapat meningkat maupun menurun. Karena itu, Allah swt mensyariatkan ibadah puasa Ramadan setiap tahun sebagai sarana untuk memperbaiki dan memperkuat kembali kualitas spiritual umat Islam.

“Dalam interval 12 bulan, kita membutuhkan satu bulan untuk melakukan kalibrasi spiritual. Ramadan menjadi waktu bagi kita untuk memperbaiki dan menormalkan kembali kualitas ketakwaan kita kepada Allah swt,” ujar Abbas.

Ia menjelaskan, berbagai amaliah Ramadan seperti puasa, sedekah, dan memperbanyak ibadah sejatinya menjadi sarana untuk menata ulang kualitas iman sekaligus menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

Rektor juga menyebut bahwa level keimanan tertinggi yang diharapkan dari seorang hamba adalah mencapai derajat ma’rifat, yakni kesadaran mendalam akan kedekatan dengan Allah swt.

Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah UIN Palopo, Helmi Kamal, mengatakan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut tidak hanya menjadi agenda kebersamaan, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai aksi sosial.

Melalui partisipasi sivitas akademika Fakultas Syariah, berhasil dihimpun dana lebih dari enam juta rupiah yang kemudian disalurkan untuk kegiatan sosial.

Dana tersebut digunakan untuk memberikan santunan kepada anak panti asuhan serta pemberian souvenir kepada dosen luar biasa dan petugas kebersihan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka di lingkungan kampus.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di lingkungan Fakultas Syariah, sekaligus memperkuat nilai-nilai ketakwaan di bulan Ramadan,” ujar Helmi.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow