Perkuat Mutu Pendidikan Nasional, UIN Palopo Luluskan 784 Guru Profesional
Pengukuhan ini merupakan pengakuan atas kompetensi dan dedikasi peserta sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai pendidik profesional. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo mengukuhkan 784 Guru Profesional dalam Yudisium dan Pengukuhan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Batch 4 Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) UIN Palopo, Rabu (10/6/2026) lalu.
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Auditorium Phinisi UIN Palopo tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Dari total 795 peserta yang mengikuti program, sebanyak 784 orang dinyatakan lulus dan berhak menyandang predikat Guru Profesional.
Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membentuk masa depan bangsa. Menurutnya, tugas guru tidak hanya mentransfer pengetahuan, tetapi juga membangun karakter, menumbuhkan kepercayaan diri, dan menghadirkan harapan bagi peserta didik.
“Setiap anak memiliki potensi untuk berkembang. Karena itu, guru harus hadir dengan optimisme, kesabaran, dan ketulusan dalam mendampingi proses belajar mereka,” ujarnya.
Ketua LPTK UIN Palopo, Sukirman N, menjelaskan bahwa para peserta telah melalui serangkaian tahapan akademik dan profesional, mulai dari Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), pendalaman materi, pengembangan perangkat pembelajaran, hingga Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG).
Menurutnya, pengukuhan ini merupakan pengakuan atas kompetensi dan dedikasi peserta sekaligus awal dari tanggung jawab yang lebih besar sebagai pendidik profesional.
“Guru Profesional dituntut terus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial guna mencetak generasi unggul dan berdaya saing,” katanya.
Melalui program PPG, UIN Palopo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dan melahirkan guru-guru profesional yang mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern.
Apa Reaksi Anda?

