Jaga Kualitas Layanan, Perpustakaan UIN Palopo Rawat Koleksi Buku

Jaga Kualitas Layanan, Perpustakaan UIN Palopo Rawat Koleksi Buku
Jaga Kualitas Layanan, Perpustakaan UIN Palopo Rawat Koleksi Buku

Bagi perpustakaan, buku bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan sumber ilmu pengetahuan yang harus dijaga keberlanjutannya. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Di balik rak-rak tinggi yang dipenuhi ribuan buku, ada kerja sunyi yang jarang terlihat pemustaka. Para pustakawan Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo dengan telaten merawat lembar demi lembar bahan pustaka agar tetap utuh, bersih, dan layak dibaca lintas generasi.

Pemandangan itu terlihat pada Rabu (28/1/2026) di Gedung Perpustakaan UIN Palopo Kampus 2, Jalan Bitti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara. Sejumlah pustakawan tampak sibuk memperbaiki buku-buku yang rusak—ada yang menyambung halaman sobek, merekatkan sampul yang mengelupas, hingga menjilid ulang bagian yang terlepas.

Bagi perpustakaan, buku bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan sumber ilmu pengetahuan yang harus dijaga keberlanjutannya. Intensitas peminjaman yang tinggi, usia koleksi, serta faktor lingkungan seperti debu dan kelembapan, menjadi penyebab utama kerusakan bahan pustaka.

Karena itu, pemeliharaan dilakukan secara berkala dengan teknik yang aman dan ramah terhadap struktur asli buku. Proses perbaikan tidak boleh sembarangan, sebab selain nilai informasi, sebagian koleksi juga memiliki nilai historis yang perlu dipertahankan.

“Koleksi yang sering dipinjam memang lebih cepat mengalami kerusakan. Itu sebabnya kami rutin melakukan pengecekan dan perawatan,” ujar salah satu pustakawan di sela kegiatan.

Bentuk pemeliharaan tidak hanya sebatas perbaikan fisik. Pembersihan buku dari debu, pengaturan suhu dan kelembapan ruangan, serta penataan rak yang sesuai standar juga menjadi bagian penting dalam menjaga usia koleksi. Lingkungan penyimpanan yang baik dapat memperlambat pelapukan kertas dan mencegah jamur.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen UPA Perpustakaan UIN Palopo dalam meningkatkan kualitas layanan. Koleksi yang terawat bukan hanya enak dipandang, tetapi juga memberi kenyamanan dan keamanan bagi pemustaka saat membaca.

Sebagai jantung literasi kampus, perpustakaan memegang peran vital dalam mendukung proses pembelajaran dan penelitian. Buku yang terawat baik memastikan informasi tetap dapat diakses mahasiswa, dosen, dan peneliti tanpa terganggu kerusakan fisik.

Melalui pemeliharaan rutin ini, UIN Palopo menegaskan bahwa menjaga buku berarti menjaga keberlangsungan ilmu pengetahuan itu sendiri.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow