Model Klinik UIN Palopo Jadi Referensi Pengembangan Layanan Kesehatan Kampus

Model Klinik UIN Palopo Jadi Referensi Pengembangan Layanan Kesehatan Kampus
Model Klinik UIN Palopo Jadi Referensi Pengembangan Layanan Kesehatan Kampus
Model Klinik UIN Palopo Jadi Referensi Pengembangan Layanan Kesehatan Kampus

UIN Palopo berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat memberi dampak lebih luas dan mendorong peningkatan standar layanan klinik kampus di berbagai daerah di Indonesia. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Kiprah Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Kali ini, keberhasilan kampus tersebut dalam membina dan mengembangkan layanan Klinik Pratama menjadi sorotan, hingga mengantarkan Rektor dan Kepala Klinik diundang khusus untuk berbagi pengalaman di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Aceh.

Undangan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas tata kelola dan manajemen Klinik Pratama UIN Palopo yang dinilai berjalan efektif, profesional, serta memberi manfaat nyata bagi sivitas akademika maupun masyarakat sekitar kampus.

IAIN Langsa sendiri tengah merancang pengembangan layanan klinik kampus, dan menilai model yang diterapkan UIN Palopo layak dijadikan referensi.

Dianggap Berhasil Bangun Sistem Klinik Kampus

Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyebut undangan ini sebagai bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab moral bagi institusinya.

“Undangan dari IAIN Langsa menjadi bukti bahwa apa yang dibangun di UIN Palopo mendapat perhatian positif. Kami berharap pengalaman yang kami bagikan dapat memberi manfaat dan menjadi inspirasi bagi pengembangan layanan klinik di perguruan tinggi,” ujarnya, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, pengembangan klinik kampus bukan hanya soal layanan kesehatan semata, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan akademik yang sehat dan produktif.

Fokus pada Mutu Layanan dan Standar Kesehatan

Sementara itu, Kepala Klinik Pratama UIN Palopo, Junaini Mustafa MKM, menjelaskan bahwa capaian tersebut diraih melalui proses pembinaan yang berkelanjutan dan berbasis standar layanan kesehatan.

“Kami membangun klinik secara bertahap, mulai dari peningkatan kualitas layanan, penguatan sumber daya manusia, hingga kepatuhan terhadap regulasi dan standar kesehatan yang berlaku,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa dukungan pimpinan universitas serta kerja sama tim menjadi kunci utama keberhasilan pengelolaan klinik.

Berbagi Strategi dan Tantangan

Kegiatan yang berlangsung di Kampus IAIN Langsa, Jalan Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama itu diisi dengan pemaparan strategi pembinaan klinik, sistem manajemen layanan, serta berbagai tantangan yang dihadapi UIN Palopo dalam pengembangan fasilitas kesehatan kampus.

Forum tersebut juga menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan antarperguruan tinggi terkait penguatan layanan kesehatan berbasis kampus, yang kini semakin dibutuhkan untuk mendukung kesejahteraan mahasiswa dan tenaga pendidik.

Perkuat Sinergi Antar Kampus

Partisipasi UIN Palopo dalam forum ini menjadi bagian dari komitmen kampus dalam membangun kolaborasi antarperguruan tinggi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam penguatan layanan penunjang seperti kesehatan.

Ke depan, UIN Palopo berharap praktik baik yang telah dijalankan dapat memberi dampak lebih luas dan mendorong peningkatan standar layanan klinik kampus di berbagai daerah di Indonesia.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow