Ada Pesan Penting di Balik Upacara HKN UIN Palopo Jelang Wisuda

Ada Pesan Penting di Balik Upacara HKN UIN Palopo Jelang Wisuda
Ada Pesan Penting di Balik Upacara HKN UIN Palopo Jelang Wisuda
Ada Pesan Penting di Balik Upacara HKN UIN Palopo Jelang Wisuda

Kegiatan rutin setiap tanggal 17 ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi sarana memperkuat profesionalisme ASN, meneguhkan disiplin, serta meningkatkan komitmen pelayanan kepada masyarakat. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Menjelang pelaksanaan Wisuda Periode I Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo yang dijadwalkan pada 23 dan 25 April 2026, perhatian serius mulai ditunjukkan oleh jajaran pimpinan kampus. Kepala Biro (Kabiro) Akademik, Keuangan dan Umum (AKU), M Arsyad Ambo Tuo, secara terbuka mengingatkan seluruh sivitas akademika agar tidak memandang wisuda sekadar sebagai agenda seremonial.

Pernyataan itu disampaikannya saat memberikan amanat pada Upacara Peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Kampus III UIN Palopo, Jalan Tokasirang, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Jumat (17/4/2026) kemarin.

Menurutnya, keberhasilan wisuda justru terletak pada aspek yang kerap luput dari perhatian: kualitas pelayanan dan kenyamanan bagi wisudawan serta tamu undangan.

“Kami memohon dukungan dan doa dari seluruh sivitas akademika agar seluruh proses kegiatan akademik, khususnya pelaksanaan wisuda pekan depan, dapat berjalan lancar, sukses, dan khidmat,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas unit di lingkungan kampus. Tanpa sinergi yang solid, agenda besar seperti wisuda berpotensi menghadapi berbagai kendala teknis di lapangan.

Pernyataan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa UIN Palopo ingin memastikan pelaksanaan wisuda tahun ini berjalan lebih optimal, tidak hanya megah secara tampilan, tetapi juga rapi dalam manajemen dan pelayanan.

Di sisi lain, wisuda tetap menjadi momentum krusial bagi mahasiswa. Selain menandai tuntasnya perjalanan akademik, momen ini juga menjadi gerbang awal kontribusi lulusan di tengah masyarakat.

Upacara HKN yang menjadi ruang penyampaian pesan tersebut turut diisi dengan rangkaian kegiatan formal, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, hening cipta, pembacaan Pancasila dan UUD 1945, hingga Panca Prasetya Korpri yang ditutup dengan doa.

Kegiatan rutin setiap tanggal 17 ini tidak sekadar seremoni, tetapi juga menjadi sarana memperkuat profesionalisme ASN, meneguhkan disiplin, serta meningkatkan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow