UIN Palopo Perkuat Gerakan Kampus Hijau melalui Paperless dan Pengurangan Sampah Plastik
Langkah ini dinilai sejalan dengan Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menekankan harmoni antara manusia dan lingkungan. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo terus memperkuat transformasi menuju kampus berkelanjutan melalui penerapan sistem paperless dan kebijakan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di seluruh unit kerja.
Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, mengatakan bahwa sejak 2025 kampus telah mengalihkan sekitar 90 persen layanan administrasi akademik dan manajemen ke sistem elektronik. Memasuki 2026, UIN Palopo memperluas komitmen lingkungan dengan menerapkan kebijakan minimalisasi penggunaan kemasan plastik sekali pakai, yang diawali dari lingkup rektorat sejak 1 Mei dan kini diberlakukan di seluruh unit kerja.
"Kita ingin membangun budaya baru yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan. Kampus harus menjadi teladan dalam menghadirkan praktik kehidupan yang berkelanjutan," ujar Abbas, Selasa (2/6/2026) kemarin.
Implementasi kebijakan tersebut diwujudkan melalui penggunaan tumbler oleh pimpinan dan pegawai, penyediaan minuman menggunakan pitcher dan galon isi ulang, serta pengurangan penggunaan botol dan gelas plastik sekali pakai dalam berbagai kegiatan perkantoran.
Komitmen UIN Palopo terhadap keberlanjutan juga diperkuat melalui partisipasi dalam Lokakarya UI GreenMetric Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Dalam forum tersebut, UIN Palopo turut menandatangani komitmen bersama PTKIN untuk memperkuat pembangunan berkelanjutan melalui tridharma perguruan tinggi, tata kelola kelembagaan, dan pengembangan budaya akademik berbasis ekoteologi.
Langkah tersebut sejalan dengan Asta Cita ke-8 Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menekankan harmoni antara manusia dan lingkungan, serta mendukung program prioritas Kementerian Agama melalui penguatan Ekoteologi.
Melalui kebijakan paperless dan gerakan minim sampah plastik, UIN Palopo menegaskan komitmennya membangun budaya kampus hijau yang berorientasi pada keberlanjutan, efisiensi sumber daya, dan tanggung jawab ekologis.
Apa Reaksi Anda?

