Dari Latimojong hingga Banten, Mahasiswa UIN Palopo Mengabdi untuk Negeri

Dari Latimojong hingga Banten, Mahasiswa UIN Palopo Mengabdi untuk Negeri
Dari Latimojong hingga Banten, Mahasiswa UIN Palopo Mengabdi untuk Negeri
Dari Latimojong hingga Banten, Mahasiswa UIN Palopo Mengabdi untuk Negeri
Dari Latimojong hingga Banten, Mahasiswa UIN Palopo Mengabdi untuk Negeri

Pengalaman pengabdian menjadi ruang belajar yang penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta memperluas jejaring kolaborasi lintas daerah. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Pengabdian kepada masyarakat terus menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo. Melalui berbagai program, mahasiswa didorong tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik di ruang kuliah, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk berkolaborasi, belajar, dan memberikan kontribusi nyata.

Di tingkat lokal, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Ulusalu, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, pada 20–27 Juli 2026. Mengusung tema Pemberdayaan SDM melalui Optimalisasi dan Pengembangan Potensi Lokal Berbasis Wilayah, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas masyarakat serta pengembangan potensi desa melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan warga setempat.

Pada level nasional, UIN Palopo juga mengutus mahasiswi Prodi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Sri Wulandari As, sebagai delegasi pada KKN Nusantara 2026 di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Program yang berlangsung 15 Juli–23 Agustus 2026 ini mempertemukan sekira 240 mahasiswa dari 42 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) untuk berkolaborasi dalam pengabdian bertema "Merawat Ekoteologi, Menjaga Tradisi: Meneguhkan Iman, Melestarikan Alam."

Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Palopo, Salmilah, mengatakan pengalaman pengabdian menjadi ruang belajar yang penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta memperluas jejaring kolaborasi lintas daerah.

Senada dengan itu, Ketua Prodi MBS FEBI UIN Palopo, Umar, menegaskan pengabdian kepada masyarakat merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana mahasiswa dituntut mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Melalui berbagai program pengabdian, UIN Palopo terus mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkolaborasi, serta kesiapan menjadi agen perubahan yang memberi manfaat bagi masyarakat di tingkat lokal maupun nasional.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow