Mahasiswa Baru UIN Palopo Memulai Kehidupan Kampus dengan Pesan Integritas dan Ekologi
Mereka diperkenalkan sejak awal pada tiga hal yang menjadi bagian dari kehidupan kampus: menjaga kesehatan, membangun integritas, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Memasuki kehidupan perguruan tinggi tidak hanya soal mengenal ruang kelas. Di UIN Palopo, langkah awal ratusan mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dimulai dari pemeriksaan kesehatan, tes narkoba, hingga pembekalan melalui Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).
Pemeriksaan kesehatan dipusatkan di Klinik Pratama UIN Palopo dan menjadi bagian dari persyaratan mahasiswa baru sebelum mengikuti PBAK. Pemeriksaan meliputi tes narkoba, glukosa darah, serta pemeriksaan kesehatan untuk memperoleh Surat Keterangan Berbadan Sehat (SKBS).
Kepala Klinik Pratama UIN Palopo Junaini Mustafa mengatakan pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan mahasiswa sebelum memasuki aktivitas perkuliahan.
“Pemeriksaan ini tidak hanya untuk memenuhi persyaratan administrasi pendaftaran PBAK, tetapi juga menjadi upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan calon mahasiswa sejak awal,” ujar Junaini.
Pesan yang sama berlanjut dalam pembukaan PBAK UIN Palopo di Auditorium Phinisi, Kampus II, Senin (24/8/2026). Mengusung tema “Smart Action, Green Vision: Manifestasi Ekoteologi Generasi Bangsa,” PBAK dinilai tidak hanya memperkenalkan kelembagaan dan kehidupan akademik, tetapi juga membawa isu kepedulian lingkungan sebagai bagian dari karakter mahasiswa baru.
Ketua Panitia PBAK 2026 Andi Arif Pamessangi mengatakan tema tersebut diarahkan untuk membangun kesadaran mahasiswa agar memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial.
Sementara itu, Rektor UIN Palopo Abbas Langaji mengingatkan mahasiswa baru agar tidak menjadikan ruang kelas sebagai satu-satunya tempat belajar.
“Apa yang didapatkan di kelas hanya sebagian dari proses pembelajaran. Karena itu, mahasiswa perlu mengasah keterampilan lain, membangun silaturahim, aktif berorganisasi, dan memperluas relasi,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan mahasiswa menghadapi keberagaman di lingkungan kampus. Menurutnya, perjumpaan dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang harus menjadi ruang untuk membangun sikap terbuka dan kehidupan akademik yang inklusif.
Rangkaian PBAK berlangsung 24–26 Agustus 2026 setelah diawali Pra-PBAK pada 22 Agustus. Hari pertama diisi pengenalan universitas dan kelembagaan, dilanjutkan sesi fakultas pada hari kedua. Pada hari terakhir, para mahasiswa baru mengikuti penanaman pohon, materi investasi berkelanjutan, serta pengenalan Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (TIPD).
Dengan rangkaian tersebut, pintu masuk mahasiswa baru UIN Palopo tahun ini tidak berhenti pada seremoni penyambutan. Mereka diperkenalkan sejak awal pada tiga hal yang menjadi bagian dari kehidupan kampus: menjaga kesehatan, membangun integritas, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Apa Reaksi Anda?

