Selamat! Guru Besar IAIN Palopo Kembali Bertambah

Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Prof Dr Kamaruddin Amin, di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2025).
Palopo | hijaupopuler.id
Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas akademik dengan menyerahkan 185 Keputusan Menteri Agama (KMA) terkait pengangkatan guru besar di bidang ilmu agama.
Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Sekretaris Jenderal Kemenag, Prof Dr Kamaruddin Amin, di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa (25/3/2025).
Dari ratusan penerima, satu nama dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo ikut mengukirkan namanya.
Prof Dr Hj Andi Sukmawati Assaad SAg MPd, resmi menyandang gelar Guru Besar dalam bidang Fiqih Mawaris atau Fiqih Warisan.
Prestasi ini pun mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama dari jajaran pimpinan kampus.
Rektor IAIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, menyambut baik pencapaian tersebut. Menurutnya, dengan bertambahnya satu guru besar di bidang fiqih, kini total guru besar di IAIN Palopo menjadi sembilan orang.
Ia menilai hal ini sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu akademik dan pengembangan ilmu keislaman di kampus.
“Kami mendorong para guru besar untuk terus aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, serta pengabdian kepada masyarakat. Ini sejalan dengan harapan Sekjen Kemenag RI agar kehadiran guru besar semakin memperkuat ekosistem akademik di perguruan tinggi,” ujar Rektor.
Sementara itu Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan, Dr Munir Yusuf MPd, turut berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi para dosen IAIN Palopo lainnya.
“Semakin banyak dosen yang meraih jabatan guru besar, semakin besar pula kontribusi kampus dalam pengembangan ilmu dan kajian keislaman,” ujarnya.
Dengan bertambahnya jajaran guru besar, IAIN Palopo terus meneguhkan perannya sebagai pusat akademik yang berkontribusi bagi dunia pendidikan Islam.
Langkah ini diharapkan mampu menginspirasi generasi akademisi berikutnya untuk terus berinovasi dan berkarya.
Apa Reaksi Anda?






