UIN Palopo Datangi Sekolah, Ajak Pelajar Cerdas Tangkal Hoaks dan Intoleransi

UIN Palopo Datangi Sekolah, Ajak Pelajar Cerdas Tangkal Hoaks dan Intoleransi
UIN Palopo Datangi Sekolah, Ajak Pelajar Cerdas Tangkal Hoaks dan Intoleransi

Program ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya fokus pada ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Di era media sosial yang serba cepat, informasi datang tanpa saring. Hoaks beredar, isu Suku Agama dan Ras (Sara) mudah tersulut, dan intoleransi kadang tumbuh tanpa disadari. Di tengah situasi itu, Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo memilih tidak tinggal diam.

Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M)nya, kampus ini turun langsung ke sekolah lewat program Goes to School. Kali ini, kegiatan digelar di SMA Negeri 6 Palopo (Selasa, 10/2/2026) dan SMK Negeri 2 Palopo (Kamis, 12/2/2026).

Mengusung tema Pembinaan Ideologi Pancasila dan Moderasi Beragama bagi Peserta Didik, kegiatan ini dikemas dialogis dan interaktif. Bukan sekadar ceramah satu arah, para pelajar diajak berdiskusi tentang realitas yang mereka hadapi sehari-hari—dari banjir informasi di TikTok hingga perdebatan panas di kolom komentar.

Koordinator Pusat Studi Pancasila dan Moderasi Beragama pada LP2M UIN Palopo, Dr Makmur Sentosa SPdI MPdI, menegaskan bahwa Pancasila harus terasa dekat dengan kehidupan anak muda.

“Pancasila itu bukan hanya teks di buku. Ia hidup dalam sikap saling menghargai, tidak mudah terprovokasi, dan berani berkata tidak pada kekerasan,” ujarnya.

Sementara itu, Agustan SPd MPd, dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), mengajak siswa untuk membangun literasi kritis. Menurutnya, generasi muda harus cerdas memilah informasi dan tidak mudah terseret arus opini yang belum tentu benar.

Dalam diskusi, pelajar juga diajak memahami bahwa moderasi beragama bukan berarti melemahkan keyakinan, melainkan cara beragama yang seimbang, menghormati perbedaan, serta tetap setia pada nilai kemanusiaan dan konstitusi.

Isu-isu seperti penyalahgunaan narkoba, intoleransi, hingga kepedulian terhadap lingkungan turut dibahas. Para siswa terlihat antusias, bahkan beberapa aktif bertanya dan berbagi pengalaman tentang dinamika pergaulan di era digital.

Program ini menjadi bukti bahwa kampus tidak hanya fokus pada ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. Lewat Goes to School, UIN Palopo ingin memastikan generasi muda Palopo tumbuh dengan karakter kuat, berpikir terbuka, dan memiliki daya tahan ideologis.

Karena di tengah dunia yang bising, suara nilai dan akal sehat tetap harus diperkuat.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow