17 Mahasiswa Internasional Ikuti Program Immersi Budaya Tana Luwu oleh UIN Palopo

17 Mahasiswa Internasional Ikuti Program Immersi Budaya Tana Luwu oleh UIN Palopo
17 Mahasiswa Internasional Ikuti Program Immersi Budaya Tana Luwu oleh UIN Palopo
17 Mahasiswa Internasional Ikuti Program Immersi Budaya Tana Luwu oleh UIN Palopo

Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile, mengapresiasi inisiatif ini dalam memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah kepada dunia internasional melalui jalur pendidikan. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar Global Cultural Immersion Program (GCIP) 2026 pada 11–14 Juni 2026 lalu, dengan melibatkan 17 mahasiswa internasional dari tujuh negara, yakni Thailand, Sudan, Suriah, Nigeria, Pakistan, Bangladesh, dan Timor-Leste.

Mengusung tema “Ancestral Roots: Exploring Luwu’s Culture through The Lens of Moderation and Ecotheology,” program ini menjadi bagian dari upaya UIN Palopo memperkuat internasionalisasi kampus sekaligus memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Tana Luwu kepada masyarakat global.

Para peserta yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia diajak mengikuti berbagai kegiatan akademik dan budaya, mulai dari kunjungan ke Istana LangkanaE Kedatuan Luwu, praktik pembuatan makanan tradisional kapurung, eksplorasi kawasan wisata Sungai Latuppa, hingga tinggal bersama masyarakat melalui program homestay di Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara.

Selama di Rongkong, peserta mempelajari tradisi masyarakat lokal melalui dialog budaya, kunjungan ke sentra tenun tradisional, observasi sosial, pengabdian masyarakat, serta diskusi mengenai moderasi beragama dan keberlanjutan lingkungan.

Ketua Panitia GCIP 2026, Masruddin Asmit, mengatakan program tersebut menjadi langkah strategis UIN Palopo dalam membangun jejaring internasional yang berakar pada potensi budaya lokal.

“Program ini tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik, tetapi juga wadah membangun persahabatan lintas bangsa serta memperkuat pemahaman tentang moderasi beragama dan kepedulian terhadap lingkungan,” jelasnya.

Puncak kegiatan berlangsung melalui Farewell Party dan International Cultural Night di Dusun Manganan, Rongkong, yang turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Utara, Jumail Mappile. Ia mengapresiasi inisiatif UIN Palopo dalam memperkenalkan potensi budaya dan pariwisata daerah kepada dunia internasional melalui jalur pendidikan.

Melalui GCIP 2026, UIN Palopo kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring internasional sekaligus mempromosikan budaya Luwu sebagai warisan yang sarat nilai toleransi, harmoni, dan keberlanjutan.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow