Dari Palopo ke Yogyakarta, PIAUD UIN Palopo Belajar Menghidupkan Laboratorium PAUD hingga Edukasi PHBS
Kolaborasi pendidikan tinggi akan lebih bermakna ketika pengetahuan yang dipelajari dari kampus mitra dapat kembali menyentuh ruang kelas dan kebutuhan anak-anak. Foto: Humas UIN Palopo.
Edukasi | hijaupopuler.id
Kerja sama perguruan tinggi tak selalu berhenti di meja penandatanganan. Di Yogyakarta, Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) UIN Palopo menerjemahkan kolaborasinya dengan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) hingga ke ruang kelas anak-anak.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung 3–4 Agustus 2026 itu tidak hanya diisi penandatanganan kerja sama, tetapi juga benchmarking pengelolaan laboratorium PAUD dan praktik pengabdian kepada masyarakat di KB-TK Laboratorium Pedagogia UNY.
Bagi PIAUD UIN Palopo, laboratorium PAUD menjadi salah satu titik penting yang dipelajari. Pengelolaan fasilitas praktik dan pembelajaran di UNY menjadi referensi untuk pengembangan laboratorium PAUD di UIN Palopo, terutama dalam mendukung pengalaman praktik mahasiswa.
Namun, pembelajaran tidak berhenti pada pengelolaan fasilitas.
Pada sesi lainnya, dosen PIAUD UIN Palopo bersama guru KB-TK Laboratorium Pedagogia UNY masuk ke ruang kelas TK B Abimanyu. Sebanyak 18 anak mengikuti edukasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dikemas melalui aktivitas sederhana dan dekat dengan keseharian mereka.
Anak-anak diajak mempraktikkan cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan diri, hingga mengenal pola makan sehat sesuai karakteristik pembelajaran anak usia dini.
Kepala Sekolah KB-TK Laboratorium Pedagogia UNY, Sri Uning Puji Utami, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap kerja sama dengan PIAUD UIN Palopo tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi berkembang dalam berbagai program akademik.
“Semoga kolaborasi ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dalam berbagai kegiatan akademik lainnya sehingga dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi, khususnya dalam pengembangan pendidikan anak usia dini,” ujarnya.
Ketua Prodi PIAUD UIN Palopo, Pertiwi Kamariah Hasis, mengatakan kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperkuat mutu pendidikan, pengelolaan laboratorium PAUD, sekaligus pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.
Menurutnya, pengalaman yang diperoleh dari UNY dapat menjadi referensi bagi PIAUD UIN Palopo dalam mengembangkan pembelajaran dan fasilitas praktik yang lebih relevan bagi mahasiswa.
Rangkaian kegiatan di Yogyakarta itu sekaligus memperlihatkan satu hal: kolaborasi pendidikan tinggi akan lebih bermakna ketika pengetahuan yang dipelajari dari kampus mitra dapat kembali menyentuh ruang kelas dan kebutuhan anak-anak.
Dari laboratorium, masuk ke kelas. Dari kerja sama, menjadi pengalaman belajar.
Apa Reaksi Anda?

