Dekan FEBI: Mahasiswa Magang Harus Kuasai Teknologi dan Adaptif di Lingkungan Kerja
Magang dinilai menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, etos kerja, kemampuan komunikasi, serta membangun jejaring profesional. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Palopo melepas 335 mahasiswa peserta magang tahun 2026 yang akan ditempatkan pada 117 instansi mitra, terdiri atas BUMN, instansi pemerintah, dan perusahaan berskala internasional di Sulawesi Selatan.
Pelepasan berlangsung dalam kegiatan Pembekalan dan Pelepasan Mahasiswa Magang bertema “Smart Internship: Akselerasi Profesionalisme Mahasiswa di Era Disrupsi Global” di Auditorium Phinisi UIN Palopo, Selasa (2/6/2026) lalu.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Palopo, Takdir Ishak, mengatakan program magang menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, etos kerja, kemampuan komunikasi, serta membangun jejaring profesional sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Sementara itu, Dekan FEBI UIN Palopo, Anita Marwing, menyebut instansi mitra kini semakin selektif dalam menerima mahasiswa magang sehingga peserta dituntut memiliki kompetensi akademik, kemampuan pengolahan data, penguasaan teknologi digital, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja profesional.
Menurutnya, program magang merupakan instrumen strategis untuk memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tengah kebutuhan pasar kerja yang terus berkembang.
Apa Reaksi Anda?

