IAKN Toraja dan YKGT Sepakat Rintis Pengembangan Fakultas Kedokteran

IAKN Toraja dan YKGT Sepakat Rintis Pengembangan Fakultas Kedokteran
IAKN Toraja dan YKGT Sepakat Rintis Pengembangan Fakultas Kedokteran
IAKN Toraja dan YKGT Sepakat Rintis Pengembangan Fakultas Kedokteran

Selain membuka peluang akses pendidikan kedokteran yang lebih dekat dengan masyarakat setempat, pengembangan tersebut berpotensi memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan serta mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis di daerah. Foto: IAKN Toraja.

Kabar | hijaupopuler.id

Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja tampak terus memperluas arah pengembangan institusi melalui rencana pendirian Fakultas Kedokteran dan pengembangan Rumah Sakit Pendidikan. Langkah ini ditandai dengan penandatanganan Piagam Kesepakatan Bersama tentang Komitmen Awal Pengembangan Fakultas Kedokteran dan Rumah Sakit Pendidikan antara IAKN Toraja dan Yayasan Kesehatan Gereja Toraja (YKGT) di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Kamis (8/10/2026).

Kesepakatan tersebut dinilai menjadi langkah awal untuk membangun sinergi kelembagaan dalam pengembangan pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi ini, kedua pihak menjajaki peluang pengembangan ekosistem pendidikan kedokteran yang terintegrasi dengan layanan kesehatan, sehingga proses pendidikan calon dokter nantinya dapat didukung oleh fasilitas dan lingkungan praktik yang memadai.

Salah satu fokus yang mengemuka dalam kesepakatan tersebut ialah mendorong pengembangan Rumah Sakit Elim Rantepao menuju rumah sakit pendidikan utama. Keberadaan rumah sakit pendidikan memiliki peran strategis dalam mendukung pembelajaran klinis, pengembangan kompetensi calon dokter, serta penguatan keterkaitan antara teori yang diperoleh di ruang kuliah dan praktik pelayanan kesehatan.

Pengembangan Fakultas Kedokteran juga membuka ruang bagi IAKN Toraja untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Pendidikan kedokteran sendiri berkaitan dengan penyelenggaraan program akademik, serta membutuhkan dukungan sumber daya manusia, sarana dan prasarana, tata kelola, serta kemitraan dengan institusi pelayanan kesehatan.

Rektor IAKN Toraja, Agustinus Ruben, menerangkan komitmen awal yang dibangun bersama YKGT menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam menjajaki kemungkinan pengembangan bidang pendidikan yang selama ini identik dengan pelayanan keagamaan dan pembentukan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai kemanusiaan ke arah kontribusi yang lebih luas, termasuk sektor kesehatan.

Sementara itu, Heber Bombang Sapan, dokter spesialis bedah digestif yang berpraktik di Eka Hospital BSD dan RSUD Balaraja, Tangerang, sekaligus Ketua Yayasan RS Elim Rantepao, ikut menjelaskan keterlibatan unsur yayasan kesehatan dan rumah sakit menjadi relevan dalam pembahasan rencana pengembangan pendidikan kedokteran, terutama terkait kebutuhan dukungan fasilitas pelayanan kesehatan dan lingkungan pembelajaran klinis.

Jika dikembangkan secara berkelanjutan, kolaborasi ini diharapkan dapat memberi manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Toraja dan kawasan sekitarnya. Selain membuka peluang akses pendidikan kedokteran yang lebih dekat dengan masyarakat setempat, pengembangan tersebut berpotensi memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan serta mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga medis di daerah.

Meski demikian, rencana pendirian Fakultas Kedokteran dan pengembangan rumah sakit pendidikan membutuhkan tindak lanjut yang terencana. Kesiapan sumber daya manusia, fasilitas pendidikan, sarana pelayanan klinis, tata kelola kelembagaan, serta pemenuhan persyaratan dan perizinan yang berlaku menjadi sejumlah aspek penting yang perlu dipersiapkan sebelum program pendidikan kedokteran dapat diselenggarakan.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow