KKN Internasional UIN Palopo di Thailand Asah Kompetensi Global Mahasiswa

KKN Internasional UIN Palopo di Thailand Asah Kompetensi Global Mahasiswa
KKN Internasional UIN Palopo di Thailand Asah Kompetensi Global Mahasiswa
KKN Internasional UIN Palopo di Thailand Asah Kompetensi Global Mahasiswa

Mahasiswa tidak hanya mengajar di sekolah-sekolah mitra, tetapi juga beradaptasi dengan perbedaan bahasa, budaya, dan sistem pendidikan, serta membangun jejaring internasional yang mendukung pengembangan akademik maupun profesional. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo di Thailand Selatan memberikan pengalaman pengabdian sekaligus memperkuat kompetensi global mahasiswa melalui pembelajaran lintas budaya dan internasional.

Selama mengikuti program tersebut, mahasiswa tidak hanya mengajar di sekolah-sekolah mitra, tetapi juga beradaptasi dengan perbedaan bahasa, budaya, dan sistem pendidikan, serta membangun jejaring internasional yang mendukung pengembangan akademik maupun profesional.

Salah seorang peserta, Muh Tadun Kariem dari Prodi Hukum Keluarga Islam (HKI), mengajar di salah satu sekolah di Pattani sejak 20 Mei 2026. Selain mengajar pada hari kerja, ia juga mengajar Bahasa Arab dan Bahasa Melayu di Tadika Sekolah Masjid Taluban setiap akhir pekan. Atas dedikasinya, ia menerima honorarium sebesar 200 Thai Baht per jam dari pihak sekolah.

Pengalaman serupa dirasakan Nur Rahmadania dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain aktif dalam kegiatan sekolah, ia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari bahasa Thailand sekaligus memperkenalkan bahasa Indonesia kepada siswa dan guru. Menurutnya, proses adaptasi terhadap sistem pendidikan setempat menjadi pengalaman berharga selama menjalankan pengabdian.

Di Provinsi Narathiwat, Abdullah Syadiq Safar dari Prodi Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) mendampingi program Membaca, Belajar, dan Tulis Alquran (MBTQ) di Sekolah Al-Rahman Witya. Ia membimbing siswa melalui pembelajaran Iqra' dan Alquran guna meningkatkan kemampuan membaca sesuai kaidah tajwid dan makhraj.

"Budaya belajar Alquran yang terus dipelihara masyarakat Melayu Patani mencerminkan komitmen yang tinggi dalam menjaga dan mewariskan nilai-nilai Islam kepada generasi berikutnya," ujar Abdullah.

Sementara itu, Maura Felisya dari Prodi Hukum Tata Negara (HTN) dan Muh Al-Farezah Azis dari Prodi Ekonomi Syariah (EKS) mengaku perbedaan bahasa menjadi tantangan utama selama mengajar. Meski demikian, pengalaman tersebut justru memperkuat kemampuan adaptasi, komunikasi lintas budaya, serta semangat kolaborasi internasional.

Program KKN Internasional UIN Palopo menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi melalui pengabdian masyarakat yang memberikan manfaat bagi mahasiswa sekaligus memperkuat kompetensi global mereka.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow