Pascasarjana UIN Palopo dan IPARI Lutra Latih Kemampuan Public Speaking Penyuluh Agama

Pascasarjana UIN Palopo dan IPARI Lutra Latih Kemampuan Public Speaking Penyuluh Agama
Pascasarjana UIN Palopo dan IPARI Lutra Latih Kemampuan Public Speaking Penyuluh Agama
Pascasarjana UIN Palopo dan IPARI Lutra Latih Kemampuan Public Speaking Penyuluh Agama

Pelatihan ini menghadirkan konseptor sambutan Wali Kota Palopo pada Bagian Protokol Pemerintah Kota Palopo, Herawan Syamsuddin Toni. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Pascasarjana UIN Palopo melalui Prodi Magister Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) bekerja sama dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Luwu Utara menggelar Pelatihan Public Speaking bagi penyuluh agama Islam lingkup Kantor Kementerian Agama Kabupaten Luwu Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kemenag Luwu Utara, Masamba, Rabu (3/6/2026) lalu.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas penyuluh agama dalam bidang komunikasi publik, dakwah, dan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat yang semakin dinamis. Puluhan penyuluh agama mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias.

Direktur Pascasarjana UIN Palopo, Prof Muhaemin, mengatakan kemampuan berbicara di depan publik merupakan keterampilan strategis yang harus dimiliki penyuluh agama agar mampu menyampaikan pesan-pesan keagamaan secara efektif, persuasif, dan inspiratif.

“Penyuluh agama tidak hanya dituntut menguasai substansi keagamaan, tetapi juga harus mampu mengomunikasikan pesan dengan baik kepada masyarakat. Karena itu, pelatihan public speaking menjadi kebutuhan penting dalam mendukung tugas-tugas penyuluhan,” ujarnya saat membawakan materi bertajuk Public Speaking Efektif di Tengah Audiens yang Kritis dan Pesimis.

Selain Prof Muhaemin, pelatihan juga menghadirkan Konseptor Sambutan Wali Kota Palopo pada Bagian Protokol Pemerintah Kota Palopo, Herawan Syamsuddin Toni, yang membahas teknik membangun kepercayaan diri, pengelolaan bahasa tubuh, teknik vokal, serta strategi penyampaian pesan yang efektif.

Kepala Kantor Kemenag Luwu Utara, M Rusydi Hasyim, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan penyuluh agama merupakan garda terdepan Kemenag dalam memberikan pembinaan kepada masyarakat. Karena itu, kemampuan komunikasi yang baik menjadi salah satu kompetensi yang wajib dimiliki.

Melalui kolaborasi ini, Pascasarjana UIN Palopo dan IPARI Luwu Utara berharap dapat mendorong lahirnya penyuluh agama yang lebih profesional, komunikatif, dan mampu menjadi agen moderasi beragama yang efektif di tengah masyarakat.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow