Perempuan Berdaya, Keluarga Bahagia: DWP UIN Palopo Ikuti Peringatan HUT DWP ke-26
Rangkaian kegiatan nasional ini turut diisi dengan penyerahan bantuan kemanusiaan melalui program DWP Peduli bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara senilai Rp 1 miliar. Foto : Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo mengikuti kegiatan nasional bertajuk “Perempuan Berdaya, Keluarga Bahagia, Indonesia Jaya” yang diselenggarakan oleh Pengurus DWP Kementerian Agama RI dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 DWP dan Hari Ibu Tahun 2025, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan tersebut diikuti secara daring dan dipusatkan di Aula Rektorat UIN Palopo, Kampus 1 Jalan Bitti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara. Hadir Ketua DWP UIN Palopo, Riswi Abbas, bersama jajaran pengurus dan anggota DWP.
Selain mengikuti agenda nasional, DWP UIN Palopo juga melaksanakan pemotongan nasi tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan DWP yang telah memasuki usia ke-26 tahun. Momentum ini sekaligus menjadi peneguhan komitmen DWP untuk terus berkontribusi mendukung tugas dan pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya di lingkungan Kementerian Agama.
Menteri Agama RI, Prof Dr KH A Nasaruddin Umar MA, dalam sambutannya mengapresiasi peran DWP Kementerian Agama yang dinilainya semakin strategis seiring bertambahnya usia organisasi. Ia berharap DWP terus mengokohkan perannya sebagai pendamping ASN yang tidak hanya mendukung tugas suami, tetapi juga menghadirkan keteladanan, kasih sayang, dan nilai-nilai moral dalam keluarga maupun lingkungan kerja.
Senada dengan hal tersebut, Penasihat DWP Kemenag RI, Hj Helmi Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa perempuan, khususnya istri ASN, memiliki peran penting sebagai agen moralitas, sumber ketenangan keluarga, serta pendukung utama kinerja suami.
Sementara itu, Ketua DWP Kementerian Agama RI, Sinarliati Kamaruddin Amin, menekankan pentingnya peran ibu dalam memberikan pengasuhan, kasih sayang, dan keteladanan guna membangun generasi emas bangsa. Menurutnya, nilai-nilai yang ditanamkan dalam keluarga dan organisasi hari ini akan menentukan kualitas masa depan.
“Melalui DWP, perempuan diharapkan tidak hanya mendampingi, tetapi juga berperan aktif dan bermakna dalam keluarga, organisasi, serta masyarakat luas,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan nasional ini turut diisi dengan penyerahan bantuan kemanusiaan melalui program DWP Peduli bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara senilai 1 miliar rupiah, pemutaran video capaian kinerja DWP selama satu tahun, pemotongan nasi tumpeng, serta tausiyah oleh Ustaz Das’ad Latif.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Das’ad Latif menekankan bahwa ketenteraman jiwa dan kebahagiaan sejati bersumber dari Allah swt, serta pentingnya peran istri salehah dalam menciptakan ketenangan dan keharmonisan rumah tangga.
Kehadiran DWP selama 26 tahun dinilai sebagai wadah pembelajaran yang berharga bagi perempuan dalam memperkuat pemahaman tentang keluarga, pengabdian, dan kehidupan berumah tangga.
Apa Reaksi Anda?
