Ramadan di Desa Pelalan: Mahasiswa KPI UIN Palopo Mengajar Mengaji hingga Ceramah untuk Warga

Ramadan di Desa Pelalan: Mahasiswa KPI UIN Palopo Mengajar Mengaji hingga Ceramah untuk Warga
Ramadan di Desa Pelalan: Mahasiswa KPI UIN Palopo Mengajar Mengaji hingga Ceramah untuk Warga

Bagi para mahasiswa, desa menjadi ruang belajar yang nyata—tempat ilmu komunikasi dan dakwah tidak hanya dipelajari di kelas, tetapi dipraktikkan langsung di tengah masyarakat. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Suasana Ramadan di Desa Pelalan, Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, terasa lebih hidup dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah mahasiswa dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo hadir menyapa warga melalui program Safari Ramadan 2026.

Selama lima hari, sejak 5 hingga Senin (9/3/2026) besok, mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) KPI pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) itu mengisi berbagai kegiatan keagamaan dan pendidikan di desa tersebut.

Ketua Panitia Safari Ramadan, M Rifki Ramdhan, mengatakan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membawa mahasiswa lebih dekat dengan masyarakat sekaligus mempraktikkan langsung ilmu dakwah yang dipelajari di bangku kuliah.

“Mahasiswa tidak hanya memberikan ceramah keagamaan, tetapi juga mengajar mengaji anak-anak di masjid serta membantu proses belajar mengajar di sekolah setempat,” jelas Rifki.

Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa, terutama dalam memahami kebutuhan dakwah di tingkat desa.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak di lingkungan kampus. Ketua HMPS KPI FUAD UIN Palopo, Muh Tawakkal, menyampaikan apresiasi kepada fakultas, program studi, dan para alumni KPI yang ikut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari fakultas, Prodi, dan alumni KPI sehingga kegiatan Safari Ramadan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Ia berharap program seperti ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi mahasiswa, tetapi juga menjadi ruang pengabdian yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Program Safari Ramadan yang dijalankan mahasiswa juga sejalan dengan semangat pengabdian yang didorong oleh pihak kampus. Pada kegiatan serupa sebelumnya yang dilaksanakan oleh mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Wakil Rektor III UIN Palopo, Takdir Ishak, menegaskan bahwa aktivitas pengabdian mahasiswa di bulan Ramadan menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.

Menurutnya, kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat mampu menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan dalam diri mahasiswa.

Bagi warga Desa Pelalan, kehadiran mahasiswa selama Ramadan bukan sekadar kegiatan seremonial. Anak-anak mendapatkan tambahan bimbingan mengaji, sementara masyarakat memperoleh penguatan spiritual melalui ceramah dan aktivitas keagamaan yang digelar di masjid desa.

Di sisi lain, bagi para mahasiswa, desa menjadi ruang belajar yang nyata—tempat ilmu komunikasi dakwah tidak hanya dipelajari di kelas, tetapi dipraktikkan langsung di tengah masyarakat.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow