Salsabila Nurlang Tembus Final Karate Piala Gubernur Sulsel, Bawa Nama UIN Palopo Bersinar
Ajang Karate Goju Ass sendiri dikenal sebagai salah satu turnamen pembinaan yang konsisten melahirkan atlet-atlet potensial. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Semangat juang mahasiswa UIN Palopo kembali menunjukkan tajinya. Salsabila Nurlang sukses melaju hingga babak final nomor Kata Beregu Junior Putri dalam ajang Kejuaraan Karate Goju Ass Open Tournament dan Festival Piala Bergilir Gubernur Sulawesi Selatan serta Piala Tetap Ketua Umum PB Goju Ass.
Kejuaraan yang digelar pada 6–8 Februari 2026 di GOR UMI Makassar ini diikuti ratusan atlet dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Selatan hingga luar provinsi. Atmosfer kompetisi berlangsung ketat sejak babak awal, menghadirkan persaingan teknik dan mental yang tidak mudah.
Bersama timnya, Salsabila tampil konsisten sejak penyisihan hingga semifinal. Kekompakan gerak, presisi teknik, dan penguasaan rangkaian kata menjadi kekuatan utama yang membawa timnya melangkah ke partai puncak. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari sejumlah pelatih dan penonton yang hadir.
“Alhamdulillah, ini hasil latihan panjang dan kerja keras tim. Terima kasih untuk pelatih, keluarga, teman-teman, dan kampus yang terus mendukung,” ujar Salsabila usai pertandingan.
Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UIN Palopo tidak hanya unggul dalam ruang akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam arena olahraga prestasi. Dukungan kampus terhadap pengembangan minat dan bakat mahasiswa dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik capaian tersebut.
Ajang Karate Goju Ass sendiri dikenal sebagai salah satu turnamen pembinaan yang konsisten melahirkan atlet-atlet potensial. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi antarperguruan karate dan mendorong lahirnya bibit-bibit atlet yang siap tampil di level nasional bahkan internasional.
Keberhasilan menembus final menjadi momentum penting bagi Salsabila dan timnya untuk terus meningkatkan kualitas latihan. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan di Makassar menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani tampil dan berprestasi di berbagai bidang.
Apa Reaksi Anda?

