UIN Palopo Dorong Publikasi Ilmiah Mahasiswa, Delapan Riset Dipresentasikan dalam Seminar Hasil
Penelitian mahasiswa tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi harus menghasilkan luaran, dampak, dan manfaat nyata bagi masyarakat. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Kampus UIN Palopo terus memperkuat budaya riset di kalangan mahasiswa melalui Seminar Hasil (Semhas) Kompetisi Penelitian Mahasiswa yang digelar oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Selasa (30/6/2026) lalu.
Sebanyak delapan hasil penelitian yang dikerjakan oleh 16 mahasiswa dipresentasikan di hadapan dosen reviewer sebagai tahap akhir sebelum diarahkan menjadi publikasi ilmiah. Berbagai tema yang diangkat mencakup kajian Alquran, literasi digital, moderasi beragama, hukum keluarga Islam, hingga isu lingkungan hidup.
Mewakili Rektor UIN Palopo, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Munir Yusuf, menjelaskan penelitian mahasiswa tidak boleh berhenti sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi harus menghasilkan luaran, dampak, dan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Yang paling penting adalah bagaimana penelitian mampu menghasilkan outcome, memiliki kebermanfaatan, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan keilmuan maupun kehidupan masyarakat," jelasnya.
Ketua LP2M UIN Palopo, Rukman AR Said, mengatakan seminar hasil menjadi tahapan akhir kompetisi penelitian sekaligus ruang penyempurnaan karya sebelum dipublikasikan pada jurnal ilmiah.
Sementara itu, Koordinator Pusat Penelitian dan Publikasi LP2M, M Ilham K, menyebut seluruh penelitian mengangkat isu-isu strategis yang relevan dengan tantangan masyarakat saat ini.
Melalui program tersebut, UIN Palopo dinilai menegaskan komitmennya membangun ekosistem riset mahasiswa yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian studi, tetapi juga menghasilkan publikasi ilmiah dan solusi berbasis penelitian yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Apa Reaksi Anda?

