Audit ISO Tanpa Temuan, UIN Palopo Makin Mantap Menuju Kampus Unggul
Auditor Muh Syarifuddin Husni menyebut sistem manajemen mutu di UIN Palopo berjalan efektif dan konsisten. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Kabar membanggakan datang dari Universitas Islam Negeri Palopo (UIN Palopo). Kampus ini sukses menjalani audit surveillance pertama tanpa satu pun temuan, baik minor maupun mayor.
Audit yang dilakukan oleh ALCUMUS ISOQAR dan VRC International Accreditation tersebut merupakan tindak lanjut dari sertifikasi ISO 9001:2015 dan ISO 21001:2018 yang telah diraih UIN Palopo tahun lalu.
Hasilnya? Nol temuan.
Auditor Muh Syarifuddin Husni menyebut sistem manajemen mutu di UIN Palopo berjalan efektif dan konsisten. Meski demikian, tetap ada sejumlah saran perbaikan sebagai bagian dari prinsip peningkatan berkelanjutan. Jumat (20/2/2026)
Tak hanya itu, tim auditor juga merekomendasikan penerbitan sertifikat ulang seiring perubahan status kelembagaan dari IAIN menjadi UIN Palopo. Artinya, transformasi institusi tidak mengganggu kualitas tata kelola, justru semakin menguatkannya.
Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan (AUPK), Masruddin Asmit, menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh unsur kampus.
“Kami telah menindaklanjuti seluruh temuan sebelumnya. Alhamdulillah, hari ini tidak ada lagi temuan minor maupun mayor,” sebutnya kemarin.
Komitmen mutu itu juga diperkuat dengan pelatihan pelayanan prima bagi tenaga kependidikan sepanjang 2025. Memasuki 2026, UIN Palopo membidik target lebih tinggi: meraih Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul.
Audit yang berlangsung di Aula Rektorat ini dihadiri jajaran pimpinan universitas, mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Direktur Pascasarjana, hingga kepala unit dan lembaga.
Dengan hasil audit tanpa temuan ini, UIN Palopo menegaskan satu hal: transformasi kelembagaan harus berjalan seiring dengan penguatan mutu dan layanan.
Apa Reaksi Anda?

