Dari Thailand ke Meja Asesmen, FTIK UIN Palopo Perkuat Langkah Akademiknya

Dari Thailand ke Meja Asesmen, FTIK UIN Palopo Perkuat Langkah Akademiknya
Dari Thailand ke Meja Asesmen, FTIK UIN Palopo Perkuat Langkah Akademiknya
Dari Thailand ke Meja Asesmen, FTIK UIN Palopo Perkuat Langkah Akademiknya

Dari ruang seminar virtual bersama mitra pendidikan di Thailand hingga persiapan menyambut asesor LAMDIK di kampus, FTIK UIN Palopo dinilai sedang memperlihatkan dua wajah pengembangan akademiknya. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo tengah bergerak dalam dua agenda akademik sekaligus. Di satu sisi, Program Studi (Prodi) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) memperluas jejaring pendidikan hingga Thailand melalui seminar internasional. Di sisi lain, Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) mengikuti Asesmen Lapangan (AL) Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).

Seminar internasional PGMI digelar secara daring pada Rabu (9/9/2026) kemarin, dengan menggandeng Bantonthurian School, Thailand. Forum ini mempertemukan akademisi, kepala sekolah, praktisi pendidikan, dan mahasiswa dari Indonesia dan Thailand untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta praktik baik dalam pengembangan pendidikan dasar.

Ketua Prodi PGMI FTIK UIN Palopo, Muhammad Guntur, membuka kegiatan melalui welcome speech. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut sekaligus menekankan pentingnya penguatan jejaring dan kolaborasi internasional sebagai bagian dari pengembangan mutu akademik PGMI.

Seminar menghadirkan Dekan FTIK Prof Sukirman sebagai keynote speaker. Sementara itu, sejumlah akademisi dan praktisi pendidikan dari Indonesia dan Thailand turut terlibat sebagai narasumber, di antaranya Prof Edhy Rustan dari Prodi PGMI UIN Palopo serta perwakilan Bantonthurian School Thailand.

Jalannya seminar dipandu Nurul Aswar, Sekretaris Prodi PGMI UIN Palopo, sebagai moderator. Diskusi menjadi ruang pertukaran pengalaman mengenai praktik pendidikan, tantangan pembelajaran, serta peluang pengembangan kualitas pendidikan dalam konteks Indonesia dan Thailand.

Bagi PGMI UIN Palopo, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk konkret implementasi kerja sama internasional. Kolaborasi tidak berhenti pada hubungan kelembagaan, tetapi diwujudkan melalui kegiatan akademik yang mempertemukan dosen, mahasiswa, kepala sekolah, dan praktisi pendidikan dari dua negara.

Agenda internasionalisasi tersebut berlangsung bersamaan dengan persiapan dan pelaksanaan FTIK menghadapi agenda penguatan mutu akademik lainnya. Prodi PBA menjalani Asesmen Lapangan LAMDIK pada Kamis-Jumat (10–11/9/2026).

Dua asesor LAMDIK yang melakukan asesmen adalah Kholisin dari Universitas Negeri Malang dan Mochamad Muizzuddin dari Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

Untuk memastikan pelaksanaan asesmen berjalan optimal, FTIK sebelumnya menggelar rapat pemantapan di Aula Graha Shahbah FTIK UIN Palopo, Senin (7/9/2026) lalu. Rapat tersebut dihadiri Dekan FTIK, para wakil dekan, ketua dan sekretaris Prodi, Kepala Bagian Umum, serta staf FTIK.

Dekan FTIK UIN Palopo, Sukirman, meminta seluruh unsur fakultas memastikan kesiapan teknis dan membangun koordinasi selama seluruh rangkaian asesmen, mulai dari penyambutan asesor, pembukaan, pelaksanaan hingga penutupan.

“Persiapan telah dilakukan dengan baik, mulai dari penjemputan, pembukaan, pelaksanaan kegiatan hingga penutupan. Kita harus memastikan seluruh kebutuhan telah dipersiapkan dengan matang,” kata Sukirman.

Menurutnya, keberhasilan Asesmen Lapangan bukan hanya menjadi tanggung jawab Prodi, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur fakultas dan dukungan pimpinan kampus.

“Melalui rapat ini, kita ingin terlihat bekerja secara sinergi. Semua unsur harus saling mendukung agar pelaksanaan Asesmen Lapangan dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Prodi PBA, Naidin Syamsuddin, menjelaskan komunikasi dengan asesor telah dilakukan sebagai bagian dari persiapan. Prodi juga telah menerima sejumlah catatan awal yang perlu segera ditindaklanjuti, termasuk kelengkapan berita acara dan kebutuhan lainnya.

Dari sisi teknis, Kepala Bagian Umum FTIK UIN Palopo, Mattuju, memastikan sejumlah sarana pendukung telah dipersiapkan. Perlengkapan seperti monitor dan sound system disiapkan untuk menunjang pelaksanaan asesmen.

Dua agenda tersebut menunjukkan geliat FTIK UIN Palopo yang berjalan pada dua sisi sekaligus. Program studi tidak hanya memperluas ruang akademik melalui kolaborasi lintas negara, tetapi juga terus memperkuat mutu internal melalui proses asesmen dan penataan kesiapan Prodi.

Kolaborasi PGMI dengan mitra pendidikan di Thailand diharapkan dapat berkembang ke berbagai bentuk kerja sama akademik, termasuk penelitian bersama, pertukaran pengetahuan dan pengalaman, serta pengembangan kompetensi dosen dan mahasiswa.

Sementara itu, Asesmen Lapangan PBA menjadi bagian penting dari proses evaluasi mutu Prodi. Persiapan yang dilakukan FTIK diarahkan agar seluruh rangkaian asesmen dapat berlangsung tertib, lancar, dan optimal.

Dari ruang seminar virtual bersama mitra pendidikan di Thailand hingga persiapan menyambut asesor LAMDIK di kampus, FTIK UIN Palopo dinilai sedang memperlihatkan dua wajah pengembangan akademiknya: membuka jejaring ke dunia internasional sekaligus memperkuat mutu dari dalam.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow