Di Tengah Persaingan Global, UIN Palopo Investasi Bahasa Asing untuk Mahasiswa

Di Tengah Persaingan Global, UIN Palopo Investasi Bahasa Asing untuk Mahasiswa
Di Tengah Persaingan Global, UIN Palopo Investasi Bahasa Asing untuk Mahasiswa

Program ini diharapkan tidak berhenti pada satu angkatan, tetapi menjadi bagian dari strategi berkelanjutan UIN Palopo dalam meningkatkan mutu lulusan dan memperkuat posisi kampus di tengah persaingan pendidikan tinggi. Foto : Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Di tengah tuntutan dunia kerja dan akademik yang semakin kompetitif, penguasaan bahasa asing tidak lagi sekadar nilai tambah, melainkan kebutuhan mendasar. Menyadari hal tersebut, Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo memberangkatkan mahasiswa terpilih untuk mengikuti Program Pelatihan Bahasa Asing di Kediri, Jawa Timur.

Pelepasan peserta dilakukan secara resmi oleh Rektor UIN Palopo, Dr Abbas Langaji MAg, Sabtu (10/1/2026) lalu, di Aula Lantai 3 Rektorat Kampus I UIN Palopo. Program ini menjadi salah satu langkah konkret kampus dalam merespons tantangan globalisasi dan tuntutan kualitas lulusan perguruan tinggi.

Mahasiswa peserta pelatihan merupakan hasil seleksi dari masing-masing fakultas. Mereka tidak hanya dipersiapkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing secara personal, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak peningkatan kompetensi di lingkungan kampus setelah program berakhir.

Rektor Abbas menegaskan pelatihan bahasa asing harus dipandang sebagai investasi strategis, bukan kegiatan seremonial semata. Menurutnya, kemampuan bahasa asing berkelindan langsung dengan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

“Jika ingin lulusan kita mampu bersaing, maka penguasaan bahasa asing tidak bisa ditawar. Program ini adalah bentuk keseriusan kampus dalam menyiapkan mahasiswa menghadapi realitas global,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen kelembagaan, UIN Palopo menanggung pembiayaan perjalanan serta menyediakan fasilitas tempat tinggal bagi peserta selama mengikuti pelatihan di Kediri. Kebijakan ini dinilai penting agar mahasiswa dapat fokus mengikuti program tanpa terbebani persoalan teknis dan finansial.

Para peserta dijadwalkan bertolak ke Makassar pada malam hari usai pelepasan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kediri pada Minggu (11/1/2026) siang. Selama pelatihan, mahasiswa akan mengikuti program intensif yang menitikberatkan pada penguasaan bahasa asing secara praktis dan aplikatif.

Ke depan, program ini diharapkan tidak berhenti pada satu angkatan, tetapi menjadi bagian dari strategi berkelanjutan UIN Palopo dalam meningkatkan mutu lulusan dan memperkuat posisi kampus di tengah persaingan pendidikan tinggi.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow