KKN dan Tradisi Keilmuan: UIN Palopo Dorong Mahasiswa Berdampak di Masyarakat

KKN dan Tradisi Keilmuan: UIN Palopo Dorong Mahasiswa Berdampak di Masyarakat
KKN dan Tradisi Keilmuan: UIN Palopo Dorong Mahasiswa Berdampak di Masyarakat

Momen ini dinilai tidak hanya menjadi ruang pengabdian mahasiswa di masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat tradisi keilmuan, inovasi, dan kontribusi sosial sivitas akademika. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Sebanyak 980 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo resmi dilepas untuk menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XLVIII Tahun 2026. Mereka akan ditempatkan di 114 posko yang tersebar di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Luwu Utara, dan Luwu Timur.

Pelepasan dilakukan Rektor UIN Palopo Abbas Langaji di Auditorium Phinisi, Kampus II UIN Palopo, Senin (31/8/2026) lalu. Kegiatan tersebut menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat dengan mengusung tema “Membangun Umat, Memberdayakan Masyarakat, Membangun Keberlanjutan,” dan tagline “Mengabdi Bersama, Berdampak Nyata.”

Ketua LP2M UIN Palopo Rukman AR Said mengatakan mahasiswa harus mampu menghadirkan manfaat selama berada di lokasi KKN.

“Jadilah solusi di masyarakat, bukan sebaliknya,” pesannya.

Sebelum diterjunkan, mahasiswa mengikuti pembekalan secara hybrid pada 27–31 Agustus. Materi yang diberikan antara lain metode pengabdian berbasis aset, pemetaan potensi masyarakat, penyusunan program kerja, penulisan luaran KKN, hingga publikasi kegiatan melalui media digital.

Rektor Abbas juga menekankan KKN bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi ruang bagi mahasiswa mengimplementasikan ilmu sekaligus membangun kontribusi nyata.

Ia meminta mahasiswa menjalankan pengabdian dengan penuh tanggung jawab agar program yang dibawa tidak berhenti selama masa KKN, tetapi dapat memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Koordinator Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Palopo, Salmilah, mengatakan pemberangkatan peserta dilakukan secara bertahap mulai 1 September 2026. Mahasiswa dijadwalkan diterima di tingkat kecamatan pada 3 September.

Salah seorang peserta KKN dari Program Studi Perbankan Syariah, Rasmi, berharap seluruh program yang telah disusun dapat berjalan baik dan memberi dampak bagi masyarakat.

“Semoga program kerja dapat terlaksana dengan baik dan sukses, berdampak pada masyarakat serta berkelanjutan,” ujarnya.

Di sisi lain, mahasiswa dan sivitas akademika UIN Palopo juga mendapat kesempatan memperluas kontribusi akademik melalui Annual International Conference on Islam, Science and Society (AICIS+) 2026. Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama memperpanjang batas pendaftaran hingga 9 September 2026.

AICIS+ 2026 mengangkat tema “Revitalizing Islamic Civilization for Sustainable Life: Local Heritage, Technological Innovation, and Human Flourishing,” dan akan berlangsung 17–20 November 2026 di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

Perpanjangan pendaftaran dilakukan karena tingginya animo akademisi, periset, dan mahasiswa. Forum tersebut diarahkan menjadi ruang untuk mempertemukan warisan keilmuan dan kearifan lokal Islam dengan inovasi teknologi dalam menjawab tantangan global.

Dengan demikian, momentum KKN tidak hanya menjadi ruang pengabdian mahasiswa di masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat tradisi keilmuan, inovasi, dan kontribusi sosial sivitas akademika UIN Palopo.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow