Lima Tahun Sekali, Inal Dampingi Pramuka Palopo Menimba Pengalaman di Jamnas XII

Lima Tahun Sekali, Inal Dampingi Pramuka Palopo Menimba Pengalaman di Jamnas XII
Lima Tahun Sekali, Inal Dampingi Pramuka Palopo Menimba Pengalaman di Jamnas XII
Lima Tahun Sekali, Inal Dampingi Pramuka Palopo Menimba Pengalaman di Jamnas XII

Ada pengalaman bertemu dengan teman sebaya dari berbagai daerah, belajar mandiri, mengenal keberagaman, dan membawa pulang cerita yang kelak menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai generasi muda. Foto: Humas UIN Palopo.

Human | hijaupopuler.id

Kesempatan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) Gerakan Pramuka XII Tahun 2026 menjadi pengalaman istimewa bagi Inal. Tenaga Kependidikan (Tendik) UIN Palopo itu hadir di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur, bukan sebagai peserta, melainkan mendampingi kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Palopo.

Bagi Inal, kesempatan tersebut terasa istimewa karena Jamnas merupakan kegiatan yang digelar lima tahun sekali. Ia pun merasa bersyukur dapat menjadi bagian dari perjalanan peserta asal Palopo dalam pertemuan Pramuka Penggalang tingkat nasional itu.

“Jambore Nasional ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan lima tahun sekali. Karena itu, menjadi sebuah kesyukuran tersendiri bagi saya dapat ikut serta mendampingi adik-adik peserta dari Palopo dalam kegiatan nasional ini,” ungkap Inal, Minggu (16/8/2026) kemarin.

Jamnas XII berlangsung pada 13–21 Agustus 2026 di Buperta Cibubur, Jakarta Timur. Ribuan Pramuka Penggalang dari berbagai daerah di Indonesia berkumpul dalam kegiatan yang tidak hanya menjadi ajang perkemahan, tetapi juga tempat belajar, berinteraksi, mengasah keterampilan, dan membangun kemandirian.

Kontingen Kwarcab Kota Palopo ambil bagian dengan mengirimkan satu regu putra dan satu regu putri. Di tengah padatnya rangkaian kegiatan, Inal menjalankan perannya sebagai pendamping dengan memberikan dukungan dan arahan kepada para peserta.

Menurut Inal, pengalaman berada di Jamnas akan memberikan pembelajaran yang tidak selalu diperoleh peserta di ruang kelas. Bertemu dengan Pramuka dari berbagai daerah, mengikuti kegiatan bersama, serta belajar hidup mandiri menjadi bagian dari pengalaman yang akan mereka bawa pulang ke Palopo.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat semakin meningkatkan pengalaman dan wawasan para peserta, sekaligus menjadi bagian dari proses mencetak generasi bangsa yang berkarakter, mandiri, terampil, dan memiliki semangat kebangsaan,” katanya.

Jamnas XII juga berlangsung dalam suasana peringatan Hari Pramuka ke-65 pada 14 Agustus 2026. Momentum tersebut ditandai dengan upacara Hari Pramuka sekaligus pembukaan Jamnas XII yang dibuka oleh Presiden Republik Indonesia yang diwakili Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir.

Mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan,” kegiatan ini membawa peserta pada berbagai aktivitas yang mendorong kreativitas, keterampilan, kemandirian, dan kepedulian terhadap lingkungan serta kehidupan bersama.

Bagi Inal, menjadi pendamping juga berarti ikut memastikan peserta dari Palopo dapat menikmati proses tersebut dengan baik.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Palopo, Ketua Kwarcab Kota Palopo, serta pimpinan UIN Palopo yang telah memberikan dukungan terhadap keikutsertaannya sebagai pendamping.

“Terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Palopo dan Ketua Kwarcab Kota Palopo. Terkhusus kepada Bapak Rektor UIN Palopo yang telah memberikan dukungan dan kesempatan kepada saya untuk ikut serta mendampingi peserta Jambore Nasional XII Tahun 2026 ini,” tuturnya.

Perjalanan para peserta Palopo di Jamnas XII pada akhirnya bukan sekadar tentang mengikuti perkemahan di Cibubur. Ada pengalaman bertemu dengan teman sebaya dari berbagai daerah, belajar mandiri, mengenal keberagaman, dan membawa pulang cerita yang kelak menjadi bagian dari perjalanan mereka sebagai generasi muda.

Di situlah peran seorang pendamping menjadi penting: hadir, mengarahkan, sekaligus memastikan pengalaman besar yang hanya datang lima tahun sekali itu benar-benar menjadi pengalaman yang berharga bagi anak-anak Pramuka Palopo.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow