UIN Palopo Perkuat Tata Kelola Akademik, Pengisian Data SKPI Dioptimalkan
Dua hal yang saling berkaitan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi: penguatan nilai dan budaya akademik serta peningkatan mutu kelembagaan. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
UIN Palopo memperkuat tata kelola akademik melalui optimalisasi pengisian data Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) pada seluruh Prodi. Langkah ini diarahkan untuk memastikan berbagai capaian, pengalaman, dan kompetensi mahasiswa terdokumentasi secara sistematis sebagai bagian dari rekam akademik lulusan.
Upaya tersebut dibahas dalam kegiatan Optimalisasi Pengisian Data Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) Program Studi yang berlangsung di Aula Rektorat Lantai 3 Kampus I UIN Palopo, Jalan Bitti, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, Kamis pagi (1/10/2026) baru-baru ini.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Palopo, Munir Yusuf, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Muammar Arafat Yusmad, para Kepala Unit Penunjang Akademik (UPA), Kepala Pusat Manajemen Diklat dan Pengembangan Kurikulum pada LPM, serta para Ketua Prodi jenjang Sarjana dan Pascasarjana.
Rapat dibuka Munir Yusuf yang menekankan pentingnya pengelolaan data SKPI secara optimal agar setiap capaian mahasiswa selama menjalani pendidikan dapat tercatat dan tersaji dengan baik.
“SKPI harus kita lihat sebagai dokumen yang menggambarkan perjalanan dan capaian mahasiswa selama berada di perguruan tinggi. Karena itu, data yang dimasukkan harus benar, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Menurutnya, capaian mahasiswa tidak hanya berkaitan dengan aspek akademik, tetapi juga berbagai pengalaman dan aktivitas yang mendukung pembentukan kompetensi. Karena itu, setiap Prodi didorong memastikan seluruh komponen data SKPI dapat dihimpun dan diinput secara optimal.
SKPI atau diploma supplement merupakan dokumen resmi perguruan tinggi yang melengkapi ijazah dan transkrip nilai dengan informasi mengenai capaian pembelajaran, kompetensi, serta pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Data tersebut dapat mencakup prestasi, keaktifan organisasi, sertifikasi kompetensi, pengalaman magang, maupun capaian lain yang relevan selama masa studi.
Dengan demikian, pengisian SKPI tidak sekadar diarahkan untuk memenuhi kelengkapan administrasi. UIN Palopo juga menekankan pentingnya ketepatan dan validitas data agar dokumen tersebut mampu memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai profil kompetensi setiap lulusan.
Optimalisasi itu juga diarahkan untuk membangun kesamaan pemahaman antara Prodi, unit terkait, dan pengelola sistem informasi. Proses pengumpulan, validasi, hingga pengisian data diharapkan dapat berlangsung lebih tertib, akurat, dan terintegrasi.
Langkah tersebut mendapat landasan baru setelah UIN Palopo menetapkan Keputusan Rektor Nomor 326 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Surat Keterangan Pendamping Ijazah Universitas Islam Negeri Palopo pada 28 September 2026.
Keberadaan petunjuk teknis tersebut menjadi bagian dari upaya memperjelas pelaksanaan SKPI di lingkungan UIN Palopo. Setiap lulusan diharapkan memperoleh dokumen pendamping ijazah yang mampu merepresentasikan capaian, pengalaman, dan kompetensi yang diperoleh selama masa studi.
Mutu Akademik dan Nilai Kebangsaan
Penguatan tata kelola akademik tersebut berlangsung pada hari yang sama dengan pelaksanaan upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan UIN Palopo.
Upacara digelar di Pelataran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), Kampus III UIN Palopo, Jalan Tokasirang, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara, diikuti dosen dan tenaga kependidikan.
Dalam momentum tersebut, Rektor UIN Palopo Abbas Langaji yang bertindak sebagai pembina upacara turut menyampaikan apresiasi kepada tim Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) atas capaian akreditasi Unggul Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Capaian PBA menambah daftar Prodi UIN Palopo yang meraih predikat akreditasi Unggul. Saat ini, 12 dari 18 Prodi Sarjana (S1) UIN Palopo telah berpredikat Unggul. Di lingkungan FTIK, seluruh tujuh Prodi yang ada juga telah terakreditasi Unggul.
Rangkaian agenda tersebut dinilai menunjukkan perhatian UIN Palopo terhadap dua hal yang saling berkaitan dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi: penguatan nilai dan budaya akademik serta peningkatan mutu kelembagaan.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi pengingat mengenai pentingnya integritas, penghormatan terhadap keberagaman, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial dalam kehidupan kampus. Sementara penguatan SKPI dan capaian akreditasi menjadi bagian dari upaya menerjemahkan komitmen mutu tersebut ke dalam tata kelola pendidikan yang lebih terukur.
Apa Reaksi Anda?

