Mahfud MD: Pesantren, Madrasah, dan PTKIN Kunci Mobilitas Sosial serta Integritas Bangsa
Kampus tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Tokoh nasional dan Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Prof Mahfud MD, menegaskan bahwa pesantren, madrasah, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki peran strategis dalam mendorong mobilitas sosial masyarakat Muslim Indonesia sekaligus melahirkan pemimpin di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud MD dalam rangkaian kegiatan akademik di Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo pada 14–15 Juni 2026. Dalam Kuliah Pakar Pascasarjana bertema “Islam, Hukum, dan Kebangsaan: Memperkuat Demokrasi dan Supremasi Hukum untuk Indonesia Emas 2045”, Mahfud menilai perkembangan pendidikan Islam telah membuka ruang yang semakin luas bagi umat Islam untuk berkiprah sebagai akademisi, birokrat, profesional, politisi, hingga pemimpin nasional.
Menurutnya, keberhasilan mobilitas sosial masyarakat Muslim tidak terlepas dari kontribusi lembaga pendidikan Islam yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Karena itu, perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab besar menyiapkan generasi yang unggul secara intelektual, berintegritas, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
Pada kuliah umum di Auditorium Phinisi UIN Palopo, Mahfud kembali menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun masyarakat yang berintegritas. Ia menyebut tantangan bangsa saat ini bukan hanya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga penguatan moral, etika, dan karakter.
“Kampus tidak boleh hanya menghasilkan lulusan yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tegas mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu.
Mahfud menambahkan, demokrasi dan supremasi hukum merupakan fondasi utama untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, perguruan tinggi harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan kejujuran akademik, etika penelitian, profesionalisme, serta budaya intelektual yang menjunjung tinggi integritas.
Rangkaian kunjungan Mahfud MD di Palopo mendapat antusiasme tinggi dari sivitas akademika, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan peran perguruan tinggi dalam membangun sumber daya manusia yang berkarakter, berintegritas, dan berdaya saing di masa depan.
Apa Reaksi Anda?

