Akreditasi Unggul Prodi MBS UIN Palopo Tarik Perhatian IAIN Sorong

Akreditasi Unggul Prodi MBS UIN Palopo Tarik Perhatian IAIN Sorong

Predikat Akreditasi Unggul yang diraih Prodi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Palopo ini dinilai menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi lain untuk mempelajari strategi pengelolaan mutu dan persiapan akreditasi. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Predikat Akreditasi Unggul yang diraih Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Palopo menjadi daya tarik bagi perguruan tinggi lain untuk mempelajari strategi pengelolaan mutu dan persiapan akreditasi.

Hal itu terlihat dari kunjungan benchmarking Prodi MBS Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sorong, Papua Barat Daya, ke MBS FEBI UIN Palopo, Kamis (22/10/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam menghadapi akreditasi Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA).

Dalam pertemuan itu, kedua program studi membahas sejumlah aspek penting, mulai dari penyusunan Dokumen Evaluasi Diri (DED), Dokumen Kinerja Program Studi (DKPS), pengelolaan data dan bukti pendukung, hingga strategi memenuhi kriteria penilaian akreditasi.

Ketua Prodi MBS FEBI UIN Palopo, Umar, mengatakan predikat Unggul yang diraih program studinya merupakan hasil kerja bersama sivitas akademika serta dukungan pimpinan dalam membangun tata kelola pendidikan yang berkualitas.

“Kami menyambut baik kunjungan benchmarking dari Program Studi Manajemen Bisnis Syariah IAIN Sorong. Capaian Akreditasi Unggul yang telah diraih MBS FEBI UIN Palopo merupakan hasil kerja sama dan komitmen seluruh sivitas akademika, serta dukungan penuh dari para pimpinan, dalam membangun tata kelola Prodi yang berkualitas. Melalui kegiatan ini, kami berharap pengalaman dan praktik baik yang telah kami lakukan dapat menjadi referensi dalam mendukung persiapan akreditasi MBS IAIN Sorong,” ujar Umar.

Menurutnya, persiapan akreditasi perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kelengkapan dokumen harus berjalan seiring dengan penerapan sistem penjaminan mutu, peningkatan kualitas tridarma perguruan tinggi, serta pencapaian indikator kinerja program studi.

Ia menambahkan, aspek yang perlu diperhatikan mencakup tata kelola kelembagaan, kualitas sumber daya manusia, penyelenggaraan pendidikan, produktivitas penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, serta luaran dan dampak program studi.

“Akreditasi Unggul selain tentang memperoleh predikat tertinggi, ia juga tentang bagaimana membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Karena itu, proses akreditasi harus dipandang sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing Prodi, bukan hanya pemenuhan aspek administrasi semata,” tambahnya.

Sementara itu, Humas FEBI UIN Palopo, Endang, menilai kunjungan tersebut berpotensi memperkuat hubungan kelembagaan kedua program studi. Kerja sama dapat dikembangkan melalui bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.

Pertukaran pengalaman ini menurutnya diharapkan membantu MBS IAIN Sorong mematangkan persiapan akreditasi sekaligus memperluas kolaborasi akademik ant perguruan tinggi. Bagi MBS FEBI UIN Palopo, kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi praktik baik untuk mendukung penguatan budaya mutu di lingkungan pendidikan tinggi.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow