Dua Program KKN UIN Palopo Dorong Keluarga Sehat dan Generasi Berakhlak Mulia

Dua Program KKN UIN Palopo Dorong Keluarga Sehat dan Generasi Berakhlak Mulia

Para mahasiswa menunjukkan pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui program yang menjawab kebutuhan di lingkungan setempat, mulai dari peningkatan literasi kesehatan hingga pembinaan keagamaan anak. Foto: Humas UIN Palopo.

Edukasi | hijaupopuler.id

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XLVIII Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi pencegahan stunting di Kabupaten Luwu Timur dan pembinaan keagamaan anak di Kota Palopo.

Dua kegiatan tersebut dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Tematik Posko 92 melalui Seminar Edukasi SIGAP (Sinergi Informasi Gizi dan Aksi Pencegahan Stunting) di Desa Kawata, Kecamatan Wasuponda, Kamis (1/10/2026), serta mahasiswa KKN Kelompok 114 melalui Festival Anak Saleh (FAS) di Masjid Alauddin, Kelurahan Purangi, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Kamis–Jumat (8–9/10/2026).

Kedua program tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan keluarga, sekaligus memperkuat pembinaan karakter dan nilai-nilai keagamaan generasi muda.

Di Desa Kawata, Seminar Edukasi SIGAP menghadirkan Marlina Kalla dan Yunnike Hiranto sebagai pemateri. Keduanya menyampaikan materi mengenai pentingnya gizi seimbang, pencegahan stunting sejak dini, serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Desa Kawata, Baharuddin, Sekretaris Desa, Ketua Tim Penggerak PKK, dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kehadiran unsur pemerintah desa tersebut menunjukkan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah setempat, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ibu dan anak.

Baharuddin mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN-T UIN Palopo yang telah menyelenggarakan edukasi kesehatan bagi masyarakat Desa Kawata. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan gizi dan pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pemenuhan gizi, khususnya bagi ibu dan anak. Kerja sama antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, mahasiswa, dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung upaya pencegahan stunting.

Perwakilan mahasiswa KKN-T, Sri Wandani, menambahkan pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Selain pemenuhan kebutuhan gizi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat serta pemantauan pertumbuhan anak secara berkala menjadi faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang balita secara optimal.

Sementara itu, di Kelurahan Purangi, mahasiswa KKN UIN Palopo Kelompok 114 menggelar Festival Anak Saleh dengan tema “Generasi Qurani, Cerdas dan Berakhlak Mulia.”

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Camat Sendana, Andi M Iswan Adhiputra Pangerang, dan dihadiri Lurah Purangi, Andi Muhammad Sakti, para ketua RT/RW, tokoh masyarakat, serta sekitar 35 peserta.

Festival ini menghadirkan empat cabang perlombaan, yakni azan, bacaan salat, cerdas cermat, dan bacaan surah pendek. Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diberikan ruang untuk mengembangkan potensi, meningkatkan pengetahuan keagamaan, serta melatih kepercayaan diri.

Camat Sendana, Andi M Iswan, mengapresiasi pelaksanaan Festival Anak Saleh yang dinilainya dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan kemampuan, khususnya dalam bidang keagamaan.

Ia berharap kegiatan serupa dapat mendukung pembentukan generasi penerus yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. Pembinaan sejak dini, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Apresiasi juga disampaikan Lurah Purangi, Andi Muhammad Sakti. Ia menilai kegiatan yang diinisiasi mahasiswa KKN tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata dalam mendorong perkembangan generasi muda melalui penguatan nilai-nilai keagamaan.

Ia berharap anak-anak terus mengembangkan potensi yang dimiliki dan generasi muda semakin aktif berkontribusi bagi masyarakat dengan tetap berlandaskan nilai-nilai agama.

Melalui kedua kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UIN Palopo menunjukkan pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui program yang menjawab kebutuhan di lingkungan setempat, mulai dari peningkatan literasi kesehatan hingga pembinaan keagamaan anak.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow