Delapan Prodi FTIK UIN Palopo Raih Akreditasi Unggul, Pendidikan Karakter Terus Diperkuat
Penguatan pendidikan selain bertumpu pada pengakuan mutu akademik, juga pada pengalaman belajar yang kontekstual serta pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo memperkuat komitmen peningkatan mutu pendidikan melalui capaian akreditasi unggul seluruh program studi, pembelajaran berbasis kearifan lokal, serta penguatan karakter dan nilai kebangsaan. Rangkaian agenda tersebut mencakup kegiatan mahasiswa pada 20 Oktober hingga peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2026.
Upaya penguatan pembelajaran berbasis budaya lokal terlihat dari kunjungan edukatif 39 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) angkatan 2025 ke Istana Negara Kedatuan Luwu, Selasa (20/10/2026). Kegiatan yang merupakan bagian dari mata kuliah Muatan Lokal itu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempelajari secara langsung sejarah, kebudayaan, dan kearifan lokal masyarakat Tana Luwu.
Didampingi dosen pengampu, Sukmawaty, mahasiswa menyimak penjelasan sejarah Kedatuan Luwu, mengamati benda-benda bersejarah, serta mendiskusikan nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi calon guru dalam mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam pembelajaran di sekolah dasar maupun madrasah ibtidaiyah.
“Melalui pengalaman belajar secara langsung, mahasiswa diharapkan mampu menghubungkan materi perkuliahan dengan realitas sejarah dan kebudayaan yang ada di lingkungan masyarakat,” kata Sukmawaty.
Salah seorang mahasiswa, Baiq Ririn Safitri, mengaku memperoleh pengetahuan baru mengenai sejarah dan peninggalan leluhur Kedatuan Luwu. Menurutnya, kunjungan tersebut juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan budaya daerah agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya.
Dua hari kemudian, Kamis (22/10/2026), UIN Palopo menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional di Pelataran Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Kampus III, Jalan Tokasirang, Kelurahan Balandai, Kecamatan Bara. Upacara yang dimulai sekitar pukul 07.30 Wita itu diikuti jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan sivitas akademika.
Dalam amanat Menteri Agama Republik Indonesia yang dibacakannya, Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, menekankan pentingnya peran santri dalam mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas. Ia mengingatkan perjuangan ulama dan santri, termasuk semangat Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945, merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Rektor juga menegaskan santri perlu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, mengembangkan potensi diri, serta tetap berpegang pada nilai-nilai akhlak mulia. Semangat pengabdian, persatuan, dan kecintaan terhadap tanah air, menurutnya, perlu terus dirawat sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam membangun bangsa.
Pada hari yang sama, FTIK UIN Palopo menerima kabar Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) meraih predikat akreditasi Unggul. Capaian tersebut melengkapi status akreditasi seluruh delapan program studi di lingkungan FTIK yang kini berpredikat Unggul, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Matematika, Pendidikan Bahasa Arab, dan PPG.
Dekan FTIK UIN Palopo, Sukirman, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur fakultas, mulai dari pimpinan, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, hingga dukungan pimpinan universitas.
“Alhamdulillah, hari ini kita mendapatkan berita gembira. Program Studi Pendidikan Profesi Guru akhirnya meraih akreditasi Unggul. Ini merupakan capaian yang sangat kita syukuri karena dengan diraihnya akreditasi Unggul oleh PPG, lengkap sudah seluruh program studi di lingkungan FTIK UIN Palopo yang berstatus Unggul,” ungkapnya.
Humas FTIK UIN Palopo, Ismail, menambahkan capaian tersebut diharapkan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan dan pengembangan tenaga pendidik di kampus tersebut. Meski seluruh program studi telah berstatus Unggul, FTIK tetap berkomitmen menjaga dan meningkatkan mutu pembelajaran, pelayanan akademik, serta tata kelola kelembagaan.
Rangkaian kegiatan dan capaian tersebut juga dinilai memperlihatkan penguatan pendidikan selain bertumpu pada pengakuan mutu akademik, juga pada pengalaman belajar yang kontekstual serta pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan.
Apa Reaksi Anda?

