UIN Palopo Dorong Kampus Berdampak lewat Kolaborasi Sosial, Layanan Digital, dan Karya Ilmiah
Sarma Bustang mengikuti ujian munaqasyah skripsi secara daring karena sedang menjalani perawatan akibat penyakit kelenjar getah bening yang dideritanya sejak sekitar setahun lalu. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo memperkuat kontribusi di bidang sosial, layanan pendidikan, dan pengembangan ilmu pengetahuan melalui tiga kegiatan pada 20–21 Oktober 2026.
Pada Selasa pagi (20/10/2026), Sarma Bustang, mahasiswi Program Studi Perbankan Syariah FEBI UIN Palopo, mengikuti ujian munaqasyah skripsi secara daring karena sedang menjalani perawatan akibat penyakit kelenjar getah bening yang dideritanya sejak sekitar setahun lalu. Sarma dirawat di RSUD HM Djafar Harun, Kabupaten Kolaka Utara. Meski dalam kondisi sakit, ia tetap mengikuti ujian dan dinyatakan lulus.
Dalam skripsinya, Sarma meneliti “Pengaruh Digital Banking Berbasis Artificial Intelligence (AI) terhadap Loyalitas Nasabah Bank Syariah Indonesia di Kota Palopo dengan Pengalaman Pengguna sebagai Variabel Mediasi.” Pelaksanaan ujian secara daring menjadi salah satu bentuk dukungan layanan akademik agar mahasiswa tetap dapat menyelesaikan studinya di tengah keterbatasan kondisi kesehatan.
Pada hari yang sama, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) LP2M UIN Palopo menandatangani perjanjian kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Palopo. Kerja sama selama lima tahun ini diarahkan untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk melalui edukasi, pendampingan korban, penelitian, serta penguatan layanan terpadu.
Kerja sama tersebut ditandatangani oleh Koordinator PSGA LP2M UIN Palopo, Mirnawati, dan Kepala DP3AP2KB Kota Palopo, Raodatul Jannah. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat sinergi perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan serta memenuhi hak perempuan dan anak.
Sementara itu, pada Rabu (21/10/2026), dosen Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Palopo, Akbar, menyerahkan buku karyanya berjudul Educational Marketing Management (Strategi Pemasaran Institusi Pendidikan di Era Digital) kepada Dekan FTIK, Sukirman.
Buku tersebut membahas strategi pemasaran institusi pendidikan dalam menghadapi perkembangan era digital. Penyerahan karya ini menjadi bagian dari kontribusi dosen dalam pengembangan keilmuan sekaligus diharapkan mendorong budaya menulis, penelitian, dan publikasi di lingkungan kampus.
Ketiga kegiatan ini dinilai menunjukkan beragam upaya UIN Palopo dalam memperkuat kepedulian sosial, menjaga keberlanjutan layanan akademik, dan mendorong produktivitas ilmiah sivitas akademika.
Apa Reaksi Anda?

