KKN UIN Palopo Angkatan XLVIII Hadirkan Dampak Nyata di Sejumlah Wilayah Luwu Raya

KKN UIN Palopo Angkatan XLVIII Hadirkan Dampak Nyata di Sejumlah Wilayah Luwu Raya

Kegiatan-kegiatan tersebut mencakup pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, olahraga, penataan infrastruktur desa, hingga pengembangan usaha berbasis potensi lokal. Foto: Humas UIN Palopo.

Kabar | hijaupopuler.id

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan XLVIII Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menghadirkan beragam program pengabdian di sejumlah wilayah. Kegiatan tersebut mencakup pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, olahraga, penataan infrastruktur desa, hingga pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Di Desa Lino, Kabupaten Luwu Utara, pengabdian mahasiswa mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Sementara itu, di Desa Lamaeto, Kabupaten Luwu Timur, mahasiswa menuntaskan program penataan infrastruktur. Kegiatan olahraga juga digelar mahasiswa KKN-T se-Kecamatan Bajo, sedangkan pendampingan usaha olahan ikan pangkilang di Desa Timampu terus berlanjut.

Pemerintah Desa dan BPD Lino mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN UIN Palopo selama menjalankan pengabdian di Desa Lino, Kecamatan Sukamaju Selatan, Kabupaten Luwu Utara. Kepala Desa Lino, Baba, menyebut mahasiswa telah membantu berbagai kegiatan, mulai dari pembelajaran di sekolah dasar, Taman Pendidikan Alquran (TPA), dan majelis taklim hingga kegiatan keagamaan, Festival Anak Saleh, kerja bakti, ketahanan pangan, serta aktivitas sosial kemasyarakatan. Perwakilan BPD, Wawan Hermanto, turut mengapresiasi adab, kesopanan, kemampuan beradaptasi, dan kekompakan mahasiswa bersama warga.

Salah satu kegiatan yang mendapat sambutan masyarakat ialah Badminton Ceria, yang berlangsung pada 25 September hingga 7 Oktober 2026 di Lapangan Bulu Tangkis Desa Lino. Kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahim antara mahasiswa, pemuda, dan warga dengan mengedepankan sportivitas, kekompakan, dan persaudaraan. Pemerintah desa berharap kontribusi mahasiswa dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan membuka peluang bagi pelaksanaan KKN pada angkatan berikutnya.

Mahasiswa KKN Tematik (KKN-T) UIN Palopo Kelompok 77 menuntaskan program pengabdian di Desa Lamaeto, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, pada 28–30 September 2026. Mengusung prinsip “Bukan datang untuk menyulap, tapi menumbuhkan,” program tersebut berfokus pada penataan infrastruktur desa serta penguatan nilai Moderasi Beragama dan Harmoni Sosial melalui kolaborasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Tiga program utama yang direalisasikan ialah pengadaan gapura batas desa, pembuatan peta administrasi desa, serta pemasangan penanda Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Lamaeto–Solo.

Peta administrasi yang ditempatkan di kantor desa diharapkan membantu penyediaan informasi kewilayahan, pelayanan publik, dan perencanaan pembangunan. Sementara itu, gapura menjadi penanda identitas serta batas wilayah desa, sedangkan penanda TPU memudahkan masyarakat menemukan lokasi fasilitas pemakaman. Mahasiswa menekankan bahwa pengabdian bukan semata-mata menghasilkan pembangunan fisik, melainkan juga menumbuhkan gotong royong, kepedulian, dan manfaat yang dapat dilanjutkan masyarakat setelah masa pengabdian berakhir.

Mahasiswa KKN-T UIN Palopo Angkatan XLVIII se-Kecamatan Bajo menggelar ajang silaturahim dan Pekan Olahraga pada 5–11 Oktober 2026 di Lapangan Sepak Bola Puang L Dode Pangi, Kabupaten Luwu. Kegiatan ini menghadirkan tiga cabang olahraga, yakni mini soccer anak-anak, mini soccer dewasa, dan voli mix dewasa. Ajang tersebut menjadi ruang partisipasi berbagai kalangan sekaligus mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat melalui kompetisi yang menjunjung sportivitas, kerja sama tim, dan persaudaraan.

Melalui pertandingan tersebut, mahasiswa berupaya menghadirkan aktivitas positif yang memperkuat interaksi sosial dan kebersamaan warga. Panitia menyampaikan terima kasih kepada peserta, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat yang mendukung pelaksanaan kegiatan. Berbeda dari badminton ceria di Desa Lino, pekan olahraga ini merupakan kegiatan tersendiri yang diselenggarakan mahasiswa KKN-T se-Kecamatan Bajo.

Program pendampingan usaha olahan ikan pangkilang di Desa Timampu, Kabupaten Luwu Timur, juga terus menunjukkan keberlanjutan setelah berjalan sekitar satu tahun. Kelompok ibu-ibu PKK tetap mengembangkan produk olahan ikan lokal, sementara mahasiswa KKN di posko ini melanjutkan fasilitasi usaha yang dirintis sejak 2025. Pengembangan tersebut mencakup produk abon dan sambal ikan pangkilang, pembenahan kemasan, penguatan identitas usaha, serta pemenuhan sertifikasi halal.

Perkembangan itu menjadi bahan refleksi dalam kegiatan sharing session bersama kelompok ibu-ibu PKK di Kopi Saku, Desa Timampu, Jumat malam (9/10/2026). Dosen Prodi Ekonomi Syariah Pascasarjana UIN Palopo, Adzan Noor Bakri, menjelaskan pendekatan asset-based community development (ABCD), yakni pengembangan masyarakat yang bertumpu pada aset dan potensi lokal. Pendampingan tersebut diharapkan membantu masyarakat mengembangkan usaha secara berkelanjutan, meningkatkan kepercayaan konsumen melalui sertifikasi halal, serta mendorong kemandirian usaha berbasis potensi desa.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow