UIN Palopo Dekatkan Layanan Kesehatan dan Perkuat Mutu Riset
Upaya membangun lingkungan kampus yang sehat ini berjalan beriringan dengan penguatan kualitas akademik melalui penelitian. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo memperkuat kualitas layanan dan lingkungan akademik melalui program layanan kesehatan langsung ke fakultas serta seminar hasil penelitian Litapdimas Tahun Anggaran 2026.
Klinik Pratama UIN Palopo menggelar layanan kesehatan keliling atau visiting pada Senin (2/11/2026). Kegiatan ini menyasar sivitas akademika di sejumlah fakultas dan lingkungan kampus, termasuk pekerja kantin.
Layanan tersebut menjangkau Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) di Kampus II Jalan Bitti, dan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), di Kampus III Jalan Tokasirang.
Kepala Klinik Pratama UIN Palopo, Junaini Mustafa, mengatakan layanan ini bertujuan memudahkan sivitas akademika mengakses pemeriksaan kesehatan sekaligus mendorong pencegahan dan deteksi dini penyakit.
Dekan FTIK, Sukirman, turut menerima layanan pemeriksaan kesehatan di lingkungan fakultasnya. Klinik Pratama berencana melanjutkan program tersebut ke lokasi lain, dengan peluang pengembangan layanan bagi masyarakat.
Upaya membangun lingkungan kampus yang sehat ini berjalan beriringan dengan penguatan kualitas akademik melalui penelitian.
Pada Rabu (4/11/2026), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Palopo menggelar Seminar Hasil Penelitian Litapdimas Tahun Anggaran 2026 di Gedung Rektorat Kampus I, Jalan Agatis, Balandai, Kecamatan Bara, Palopo.
Seminar ini melibatkan 13 peneliti yang tergabung dalam enam tim. Kegiatan menghadirkan reviewer Fahmi Gunawan dan Abdul Syatar untuk memberikan evaluasi terhadap hasil penelitian.
Topik penelitian mencakup teologi pluralisme dan perdamaian, perundungan dan regulasi emosi, komunikasi kelembagaan UIN Palopo dalam pengembangan Smart and Green Campus, pembelajaran bahasa Inggris multimodal di Madrasah Ibtidaiyah, pemberdayaan ekonomi melalui ZIS produktif, serta ekoteologi Islam dan produksi berkelanjutan.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Munir Yusuf, menegaskan efisiensi anggaran harus tetap diiringi upaya menjaga mutu penelitian. Ia mendorong para peneliti menghasilkan inovasi yang relevan dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Ketua LP2M UIN Palopo, Rukman AR Said, mengapresiasi kontribusi reviewer dan berharap kegiatan tersebut mendorong peningkatan kualitas penelitian dosen.
Dua kegiatan ini dinilai menjadi bagian dari upaya UIN Palopo membangun kampus yang sehat, produktif, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan serta pengembangan ilmu pengetahuan.
Apa Reaksi Anda?

