UIN Palopo: Mahasiswa Thailand Lulus, Keterbukaan Informasi Diperkuat
Dua agenda ini dinilai memperlihatkan spektrum pengembangan kampus yang berjalan beriringan: memperluas pengalaman akademik sekaligus memperkuat hubungan kampus dengan publik. Foto: Humas UIN Palopo.
Kabar | hijaupopuler.id
UIN Palopo mencatat dua agenda yang memperlihatkan arah penguatan kampus pada sisi internasionalisasi dan tata kelola publik. Di tengah pelepasan mahasiswa asal Thailand, kampus juga mulai mempersiapkan diri menghadapi Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik (Monev KIP) 2026.
Mahasiswa asal Thailand, Nurahayatee Salaeh, menyelesaikan kuliahnya di Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) FTIK UIN Palopo dalam 3 tahun 11 bulan dengan predikat dengan pujian. Ujian tutup berlangsung di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Kamis (20/8/2026) lalu.
Nurahayatee mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya selama menempuh pendidikan. Ia berharap ilmu dan pengalaman dari UIN Palopo dapat menjadi bekal untuk berkontribusi ketika kembali ke Thailand.
“Ilmu dan pengalaman yang diperoleh di UIN Palopo menjadi bekal untuk berkontribusi di Thailand,” ujarnya.
Beberapa hari kemudian, perhatian kampus bergeser pada agenda keterbukaan informasi. PPID UIN Palopo mengikuti Kick Off dan Sosialisasi Monev KIP 2026 yang digelar Komisi Informasi Pusat secara hybrid di Jakarta, Rabu (26/8/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut diikuti 384 badan publik dari tujuh kategori, termasuk perguruan tinggi negeri. Ketua PPID UIN Palopo, Masruddin, berharap proses Monev KIP tahun ini mendorong peningkatan kualitas layanan informasi sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas kampus.
Dua agenda tersebut memperlihatkan spektrum pengembangan UIN Palopo yang berjalan beriringan: memperluas pengalaman akademik hingga lintas negara sekaligus memperkuat hubungan kampus dengan publik melalui tata kelola informasi yang terbuka.
Apa Reaksi Anda?

