Upacara HKN di UIN Palopo Angkat Jejak Politik Etis dan Peran Pendidikan

Upacara HKN di UIN Palopo Angkat Jejak Politik Etis dan Peran Pendidikan
Upacara HKN di UIN Palopo Angkat Jejak Politik Etis dan Peran Pendidikan

Meskipun lahir dalam konteks kebijakan kolonial, perluasan pendidikan turut membuka ruang bagi munculnya kelompok terpelajar pribumi yang kemudian berperan dalam perkembangan pergerakan nasional. Foto: Humas UIN Palopo.

Edukasi | hijaupopuler.id

Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo menggelar upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Kamis (17/9/2026) pagi.

Upacara yang dimulai sekira pukul 07.30 Wita tersebut diikuti sivitas akademika UIN Palopo dan dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Palopo, Munir Yusuf.

Dalam amanatnya, Munir mengajak peserta upacara merefleksikan peristiwa sejarah yang berkaitan dengan Politik Etis atau Politik Balas Budi yang mulai diperkenalkan pemerintah kolonial Belanda pada awal abad ke-20.

Ia menyebut 17 September 1901 sebagai momentum yang berkaitan dengan pengumuman kebijakan tersebut oleh Ratu Wilhelmina melalui pidatonya di hadapan Parlemen Belanda.

“Politik Etis merupakan kebijakan yang dikenal dengan tiga program utama, yaitu irigasi, edukasi, dan transmigrasi,” jelas Munir dalam amanatnya.

Menurutnya, program edukasi dalam Politik Etis memiliki pengaruh terhadap perkembangan kesadaran masyarakat pribumi. Meskipun lahir dalam konteks kebijakan kolonial, perluasan pendidikan turut membuka ruang bagi munculnya kelompok terpelajar pribumi yang kemudian berperan dalam perkembangan pergerakan nasional.

Sejumlah tokoh seperti Soekarno, Mohammad Hatta, Sutan Sjahrir, Wahidin Sudirohusodo, dan Sutomo disebut sebagai bagian dari perjalanan sejarah tersebut.

Munir menekankan, pendidikan tidak sebatas proses memperoleh pengetahuan. Pendidikan juga berkaitan dengan pembentukan kesadaran, tanggung jawab, serta kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

“Pendidikan harus mampu membangun kesadaran, tanggung jawab, dan mendorong seseorang memberikan kontribusi nyata bagi bangsa,” katanya.

Upacara HKN di lingkungan UIN Palopo dinilai tidak hanya menjadi agenda rutin kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi sivitas akademika untuk memperkuat semangat kebangsaan, kedisiplinan, integritas, profesionalisme, serta komitmen dalam menjalankan pelayanan publik dan memajukan pendidikan.

Melalui momentum tersebut, nilai-nilai sejarah dan pendidikan diharapkan tetap relevan dalam membentuk sikap dan tanggung jawab generasi yang berada di lingkungan perguruan tinggi.

Apa Reaksi Anda?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow